LANGIT7.ID-Jakarta; Program pemberdayaan ekonomi TelurMoe di Sleman, Yogyakarta, menjadi salah satu contoh konkret hasil kolaborasi antara Unit Pengelola Zakat dan Dana Kebajikan (UPZ DK) Permata Bank Syariah dengan Lazismu dalam mengelola dan menyalurkan dana kebajikan kepada masyarakat.
Direktur Penghimpunan Lazismu Pusat, M. Sholeh Farabi, menjelaskan program tersebut merupakan peternakan ayam free-range dengan sistem pakan organik yang dikelola secara intensif oleh komunitas penyandang disabilitas.
Dalam pengembangannya, UPZ DK Permata Bank Syariah memberikan dukungan modal kerja sekitar Rp1,2 miliar. Bantuan tersebut juga mencakup penyediaan armada motor roda tiga jenis cargo guna memperkuat distribusi hasil produksi peternakan.
“Para peternak yang mayoritas penyandang disabilitas yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan, kini sudah mandiri secara ekonomi bahkan mampu melakukan transfer knowledge kepada kelompok lain. Saat ini, ekosistem pasar internal Muhammadiyah saja sudah kewalahan menyerap produksinya karena kualitas telur yang sangat baik,” ungkap Farabi dalam keterangannya, dikutip Rabu (10/6/2026).
Menurut Farabi, capaian tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas mampu menciptakan dampak berkelanjutan bagi kelompok rentan. Ke depan, pengembangan program akan terus dilakukan dengan memindahkan lahan peternakan ke tanah milik Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta.
Relokasi tersebut ditujukan untuk memperluas kapasitas produksi hingga mencapai 1.000 ekor ayam sehingga manfaat ekonomi yang diterima para penyandang disabilitas dapat semakin meningkat.
Program TelurMoe merupakan salah satu bagian dari kerja sama yang telah terjalin antara UPZ DK Permata Bank Syariah dan Lazismu. Dalam kurun waktu 2023 hingga 2025, total dana kebajikan yang disalurkan melalui Lazismu mencapai Rp3,37 miliar.
Dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai program strategis, mulai dari distribusi sedekah hewan dan daging Kurban 1447 Hijriah di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa hingga berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.
Kolaborasi kedua lembaga kembali diperkuat melalui serah terima simbolis program kemitraan yang berlangsung di Kantor Pusat Permata Bank Syariah, kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Wakil Ketua UPZ Permata Bank Syariah, Awaludin Gumbira, menyampaikan apresiasinya kepada Lazismu yang selama ini menjadi mitra utama dalam menyalurkan dana kebajikan kepada masyarakat.
“Lazismu adalah salah satu mitra utama. Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih karena keberadaan Lazismu perannya memudahkan amanah yang kami emban untuk mengelola dan menyalurkan dana umat,” ujar Awaludin.
Ia menilai sinergi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan dana zakat, infak, sedekah, dan dana kebajikan dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Direktur Keuangan Unit Usaha Syariah Permata Bank, Rudy Basyir Ahmad, mengatakan penghimpunan dana kebajikan mengalami peningkatan cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut membuat pihaknya optimistis proses penyerapan dan penyaluran dana dapat dilakukan lebih cepat melalui kerja sama dengan mitra profesional seperti Lazismu.
“Serah terima ini bukan sekadar program administratif, melainkan langkah strategis dan bijaksana sebagai inklusi keuangan syariah. Kami menyerahkan tanggung jawab ini dengan penuh harapan agar dana zakat, infak, dan sedekah mampu menyentuh mustahik yang lebih luas, menciptakan dampak ekonomi yang signifikan, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas berdasarkan prinsip syariah,” jelas Rudy.
Kerja sama antara UPZ DK Permata Bank Syariah dan Lazismu sendiri mencakup seluruh enam pilar program Lazismu, yakni ekonomi, kesehatan, sosial dan dakwah, lingkungan, kemanusiaan, serta pendidikan. Melalui kemitraan yang terus diperkuat, kedua lembaga berkomitmen menghadirkan berbagai program inovatif yang mampu meningkatkan harkat, martabat, serta kemandirian ekonomi mustahik di berbagai daerah di Indonesia.
(lam)