LANGIT7.ID-Jakarta; Dukungan dana sebesar Rp 17.076.983.042 resmi disalurkan oleh Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah (Lazismu) tingkat pusat untuk memperkuat program kerja berbagai unit di bawah Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Penyerahan bantuan finansial ini menyasar 22 entitas yang terdiri dari Majelis, Lembaga, dan Organisasi Otonom (Ortom). Prosesi pentasarufan tersebut dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) pada Rabu (25/2) sebagai bagian dari kegiatan Pengkajian Ramadan 1447 H.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, menjelaskan bahwa setiap penerima manfaat mendapatkan alokasi dana yang bervariasi. Perbedaan nominal tersebut disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan program yang diajukan oleh masing-masing lembaga. Sebelum dana dikucurkan, Lazismu melalui jajaran Direksi dan Badan Pengurus telah melakukan tahapan asesmen serta penyaringan yang ketat. Langkah ini diambil guna menjamin bahwa distribusi dana tetap berada dalam koridor syariat Islam dan tepat sasaran sesuai peruntukan asnaf.
"Dana yang diberikan senilai Rp 17.076.983.042 untuk majelis, lembaga, dan ortom, dengan nominal yang berbeda-beda berdasarkan program dari masing-masing lembaga," ungkap Ahmad Imam Mujadid Rais dalam keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).
Melalui pendistribusian ini, Lazismu memiliki visi untuk membangun ekosistem filantropi Islam yang lebih kokoh di internal Muhammadiyah. Rais berharap kucuran dana ini dapat menjadi stimulus bagi kelancaran agenda-agenda persyarikatan. Selain aspek fungsional program, penyaluran ini juga menjadi bukti komitmen lembaga dalam mengedepankan prinsip profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat.
"Dana yang diberikan senilai Rp 17.076.983.042 untuk majelis, lembaga, dan ortom, dengan nominal yang berbeda-beda berdasarkan program dari masing-masing lembaga," ungkap Ahmad Imam Mujadid Rais.
Adapun daftar 22 penerima manfaat dalam agenda ini meliputi Majelis Lingkungan Hidup, Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial, Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian & Pengembangan, Majelis Pustaka dan Informasi, Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani, Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia, Majelis Pembina Kesehatan Umum, Majelis Tarjih dan Tajdid, Majelis Tabligh, serta Majelis Pemberdayaan Masyarakat.
Selanjutnya terdapat pula Lembaga Resiliensi Bencana, Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional, Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik, Lembaga Pengembangan Cabang/Ranting dan Pembinaan Masjid, Lembaga Pemeriksa Halal dan Kajian Halalan Thayyiban, Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi, Lembaga Dakwah Komunitas, serta Lembaga Seni Budaya. Tiga organisasi otonom dan satu agensi beasiswa juga masuk dalam daftar, yakni Hizbul Wathan, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, dan Muhammadiyah Scholarship Agency.
