LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Muhammadiyah kembali membuka pendaftaran seleksi
Beasiswa Al-Azhar Mesir tahun 2026 untuk angkatan ketiga.
Tim Beasiswa Luar Negeri PP Muhammadiyah mengatakan, program ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama Muhammadiyah dengan Al-Azhar.
Pada Juli 2024, Grand Syekh Al-Azhar secara khusus memberikan kuota
beasiswa bagi 20 kader terbaik Muhammadiyah dari seluruh Indonesia untuk melanjutkan studi secara gratis di
Universitas Al-Azhar, Mesir.
Baca juga: Muhammadiyah Imbau Hidup Hemat, Pangkas Kegiatan Seremonial dan Perjalanan Mahal di Tengah Tekanan EkonomiKetua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni, menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya strategis Muhammadiyah dalam menyiapkan kader ulama yang unggul.
“Muhammadiyah membutuhkan kader-kader ulama persyarikatan yang memiliki wawasan keilmuan dan keturatsan yang kuat. Karena itu, kita perlu mengirimkan lebih banyak kader ke Timur Tengah agar kelak kembali ke Tanah Air dapat memberikan manfaat bagi umat,” ujarnya pada Rabu (6/5/2026).
Syafiq mengatakan, beasiswa mencakup berbagai fasilitas, antara lain biaya hidup bulanan, tiket pesawat, asrama dan konsumsi, tunjangan kesehatan dan rekreasi, serta fasilitas pendukung lainnya.
Pendaftaran beasiswa dibuka pada 6–12 Mei 2026. Tahapan seleksi meliputi seleksi berkas, ujian tertulis, dan wawancara. Adapun pengumuman akhir hasil seleksi dijadwalkan pada akhir Mei 2026.
Baca juga: Muhammadiyah Ajak Jamaah Persyarikatan Sembelih Hewan Dam di IndonesiaBerikut syarat pendaftaran Beasiswa Al-Azhar:
1. Calon penerima beasiswa merupakan kader Persyarikatan Muhammadiyah yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM)
2. Calon penerima beasiswa merupakan pemegang ijazah SMA, Aliyah/sederajat yang telah mendapatkan penyetaraan/muadalah
Jika belum mendapatkan penyetaraan/muadalah maka wajib mengikuti ujian penyetaraan setelah dinyatakan lulus seleksi
3. Memiliki ijazah yang diterbitkan pada tahun 2024, 2025, dan 2026 dengan rata-rata nilai 80 atau baik sekali
4. Berumur 18-25 tahun pada tahun 2026.
5. Memiliki hafalan Al-Qur'an minimal 2 (dua) juz
6. Memiliki kemampuan berbahasa Arab yang baik
Baca juga: Muhammadiyah Dorong Diplomasi Pendidikan Global Lewat Kerja Sama dengan Palestina7. Bersedia mengabdi di Pondok Pesantren Muhammadiyah pasca kelulusan dengan durasi waktu dan tempat pengabdian yang akan ditentukan oleh Tim Beasiswa Luar Negeri PP Muhammadiyah
8. Mendapatkan rekomendasi dari Pimpinan Wilayah atau Pimpinan Daerah Muhammadiyah
9. Bersedia mengikuti seluruh tahapan proses keberangkatan dengan mengisi google form yang telah disiapkan oleh Tim Beasiswa Luar Negeri PP Muhammadiyah
10. Bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi, wajib bersedia menanggung biaya pemberkasan, termasuk proses penerjemahan ijazah dan legalisasi dokumen yang diperlukan
11. Tidak sedang mengikuti proses seleksi maupun telah dinyatakan lulus program beasiswa dari institusi atau lembaga lain, baik di dalam maupun luar negeri
12. Tidak sedang mengikuti proses seleksi penerimaan mahasiswa di Universitas Al-Azhar Mesir melalui lembaga atau jalur lain
13. Bersedia mengikuti tahapan seleksi dan segala ketentuan yang berlaku
14. Jika telah dinyatakan lulus dan telah mengirim semua kelengkapan dokumen serta dalam masa menunggu proses keberangkatan tidak dapat mengundurkan diri
(est)