Levina, Jamaah Haji Termuda Jateng Semangati Gen Z untuk Mendaftar Haji
Haris budiman
Selasa, 20 Mei 2025 - 09:05 WIB
Levina Istiazah, jamaah haji termuda dari Jateng dorong anak muda untuk mendaftar haji. (foto: kemenag.go.id)
LANGIT7.ID-Levina Istiazah, jamaah haji termuda asal Jawa Tengah (Jateng) menyemangati generasinya untuk segera mendaftar haji.
Video pendek tentang Levina sempat viral di media sosial seperti TikTok dan YouTube Kemenag Jateng. Hingga tiga hari tayang, video tersebut disukai ribuan warganet, dikomentari, dan dibagikan ratusan akun.
“Saya kaget dan nggak nyangka,” ujar Vina, sapaan akrabnya.
Sosoknya menjadi viral karena di usia mudanya, yang baru 18 tahun sudah bisa berangkat haji menunaikan rukun Islam kelima.
Vina pun menyampaikan harapan mendalam. Ia menyemangati generasi muda untuk segera mendaftar haji karena masa tunggunya sampai puluhan tahun.
“Segeralah mendaftar haji. Sebab, antreannya bisa puluhan tahun. Ketika muda, tubuh masih kuat untuk menjalankan semua rukun dan sunnah haji secara sempurna. Ini bukan hanya ibadah fisik, tapi juga pematangan kepribadian dan spiritualitas,” tuturnya.
Vina percaya bahwa panggilan haji tidak hanya bergantung pada kesiapan fisik atau finansial. “Jika belum dipanggil Allah, sehebat apapun usaha seseorang, ia tidak akan sampai ke Baitullah. Tapi kalau Allah sudah mengundang, jalan itu pasti ada,” ujarnya berfilosofi.
Video pendek tentang Levina sempat viral di media sosial seperti TikTok dan YouTube Kemenag Jateng. Hingga tiga hari tayang, video tersebut disukai ribuan warganet, dikomentari, dan dibagikan ratusan akun.
“Saya kaget dan nggak nyangka,” ujar Vina, sapaan akrabnya.
Sosoknya menjadi viral karena di usia mudanya, yang baru 18 tahun sudah bisa berangkat haji menunaikan rukun Islam kelima.
Vina pun menyampaikan harapan mendalam. Ia menyemangati generasi muda untuk segera mendaftar haji karena masa tunggunya sampai puluhan tahun.
“Segeralah mendaftar haji. Sebab, antreannya bisa puluhan tahun. Ketika muda, tubuh masih kuat untuk menjalankan semua rukun dan sunnah haji secara sempurna. Ini bukan hanya ibadah fisik, tapi juga pematangan kepribadian dan spiritualitas,” tuturnya.
Vina percaya bahwa panggilan haji tidak hanya bergantung pada kesiapan fisik atau finansial. “Jika belum dipanggil Allah, sehebat apapun usaha seseorang, ia tidak akan sampai ke Baitullah. Tapi kalau Allah sudah mengundang, jalan itu pasti ada,” ujarnya berfilosofi.