home edukasi & pesantren

Fenomena Komunitas Fantasi Sedarah di Masyarakat dari Kacamata Psikologi

Sabtu, 24 Mei 2025 - 08:05 WIB
Dosen Fakultas Psikologi Unair, Dr Dewi Retno Suminar MSi
Belakangan ini publik dihebohkan munculnya komunitas inses di Facebook bernama Fantasi Sedarah. Lebih dari 30 ribu orang bergabung dalam komunitas Facebook tersebut.

Hal ini lantas menggugah netizen untuk mendorong pihak berwajib menangkap dalang di balik komunitas menyimpang ini.

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (Unair), Dr Dewi Retno Suminar MSi Psikolog menjawab hal ini dari sisi psikologis.

Menurutnya ada banyak faktor yang dapat mendasari seseorang memiliki perilaku yang mengarah kepada inses. Mulai dari trauma, minimnya nilai agama, sosial, dan faktor lainnya.

“Tidak selalu orang melakukan inses karena trauma, walau memang ada beberapa mengalami trauma relasi sebelumnya. Inses terjadi karena relasi yang selama ini ada di keluarga terjadi secara bebas dan biasanya setting rumah merangsang untuk melakukan hubungan intim. Atau tidak tersentuh nilai agama sejak kecil,” papar Dewi.

Baca juga:Heboh Kasus Fantasi Sedarah, Ketua MUI Ingatkan Bahaya Konten Negatif

Selain itu, orang dengan rasa ingin tahu yang tinggi juga mungkin tertarik dengan komunitas semacam ini. Ditambah jika mereka memiliki sifat sulit menolak ajakan orang lain akan berpotensi menjadi korban hubungan inses. Sebab, ada relasi kuasa yang mendorong seseorang sulit menolak, sehingga terjadi hubungan inses yang tidak diinginkan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya