home global news

Benarkah Candi Borobudur Akan Dipasang Eskalator? Ini Jawaban Menteri Fadli Zon

Senin, 26 Mei 2025 - 17:59 WIB
Benarkah Candi Borobudur Akan Dipasang Eskalator? Ini Jawaban Menteri Fadli Zon (Dok: Humas)
LANGIT7.ID-Jakarta;Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan bahwa tidak pernah ada rencana pembangunan lift, pemasangan eskalator, apalagi penggunaan eskavator di Candi Borobudur. Hal ini disampaikan langsung dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung DPR RI, menyusul munculnya informasi yang keliru di tengah masyarakat.

"Pertama, tidak ada yang namanya pembuatan lift di Candi Borobudur," tegas Fadli Zon. "Kemudian ada lagi video yang mengatakan ada pemasangan eskalator, bahkan dikatakan eskavator. Ini adalah informasi yang keliru dan menyesatkan," ujar dia dalam keterangannya, Senin (26/5/2025).

Fadli menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah menyiapkan chairlift non-permanen, yakni kursi bantu naik yang digerakkan secara khusus untuk memudahkan akses penyandang disabilitas, lansia, hingga tokoh agama seperti biksu senior yang kesulitan menjangkau bagian atas situs.

Menurutnya, teknologi semacam ini telah diterapkan di banyak situs warisan dunia lainnya seperti Akropolis dan Pantheon di Yunani, Sistine Chapel di Vatikan, hingga Tembok Cina. Semuanya menggunakan fasilitas serupa tanpa merusak struktur budaya yang ada.

"Chairlift ini adalah sarana inklusif. Banyak situs warisan dunia telah menggunakan fasilitas serupa. Di Akropolis, Pantheon di Yunani, Sistine Chapel, hingga Tembok Cina, semuanya sudah memanfaatkan teknologi yang serupa dan terbukti tidak merusak situs," jelasnya.

Fadli menegaskan bahwa desain chairlift tidak bersifat masif, bersifat non-permanen, dan tidak menyebabkan penetrasi atau kerusakan pada struktur Candi Borobudur. Chairlift ini dapat dilepas jika tidak digunakan, dan menjadi bagian dari solusi aksesibilitas yang sesuai dengan prinsip konservasi budaya.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan jalur landai portable (rampway) dari kayu dan bantalan yang ramah lingkungan. Fasilitas ini akan menunjang akses pengunjung dengan kebutuhan khusus tanpa mengorbankan integritas situs sebagai cagar budaya dunia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya