Menurut Dokter Minuman Kemasan Bikan Pemicu Utama Penyakit Ginjal
Fajar adhitya
Kamis, 29 Mei 2025 - 07:56 WIB
Menurut Dokter Minuman Kemasan Bikan Pemicu Utama Penyakit Ginjal
LANGIT7.ID-Jakarta; Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) DR Dr Eka Laksmi Hidayati, Sp.A, Subsp.Nefro(K) mengatakan minuman berperasa dalam kemasan bukan menjadi pemicu utama rusaknya fungsi ginjal.
“Kalau minuman yang memang sudah dikeluarkan izinnya, minuman-minuman pabrik itu sebetulnya tidak secara langsung berdampak terhadap fungsi ginjal, semua harus melewati obesitas itu tadi,” ujarnya.
Eka mengatakan penyakit ginjal merupakan faktor genetik yang pencetusnya belum bisa diketahui secara pasti namun bisa diperiksa secara detail.
Penyakit ginjal juga bisa didapat dari bawaan sejak dalam kandungan, yang jika tidak ditangani dapat menyebabkan risiko penyakit ginjal kronik.
Penyakit ginjal juga merupakan penyakit yang dipicu karena adanya penyakit metabolik lain seperti hipertensi, dan obesitas.
Minuman berpemanis dalam kemasan bisa menyebabkan penyakit ginjal jika terindikasi adanya cemaran melalui penelitian sampel. Namun memeriksa sampel dengan orang yang terpapar minuman berperasa yang tercemar akan sulit, jika tidak ada kejadian dalam skala besar.
Sementara itu, Eka mengatakan obesitas bisa menyebabkan meningkatnya risiko untuk terjadinya diabetes dan hipertensi, yang nantinya bisa menyebabkan kerusakan ginjal.
“Kalau minuman yang memang sudah dikeluarkan izinnya, minuman-minuman pabrik itu sebetulnya tidak secara langsung berdampak terhadap fungsi ginjal, semua harus melewati obesitas itu tadi,” ujarnya.
Eka mengatakan penyakit ginjal merupakan faktor genetik yang pencetusnya belum bisa diketahui secara pasti namun bisa diperiksa secara detail.
Penyakit ginjal juga bisa didapat dari bawaan sejak dalam kandungan, yang jika tidak ditangani dapat menyebabkan risiko penyakit ginjal kronik.
Penyakit ginjal juga merupakan penyakit yang dipicu karena adanya penyakit metabolik lain seperti hipertensi, dan obesitas.
Minuman berpemanis dalam kemasan bisa menyebabkan penyakit ginjal jika terindikasi adanya cemaran melalui penelitian sampel. Namun memeriksa sampel dengan orang yang terpapar minuman berperasa yang tercemar akan sulit, jika tidak ada kejadian dalam skala besar.
Sementara itu, Eka mengatakan obesitas bisa menyebabkan meningkatnya risiko untuk terjadinya diabetes dan hipertensi, yang nantinya bisa menyebabkan kerusakan ginjal.