Novak Djokovic Bermain Terlalu Bagus Bikin Moutet Andalan Perancis Tumbang dan Frustasi di Roland Garros
Sururi al faruq
Jum'at, 30 Mei 2025 - 08:51 WIB
Novak Djokovic Bermain Terlalu Bagus Bikin Moutet Andalan Perancis Tumbang dan Frustasi di Roland Garros
LANGIT7.ID-Paris; Novak Djokovic melanjutkan kebangkitannya di musim semi ini di Roland Garros pada Kamis, dengan mengalahkan favorit tuan rumah Corentin Moutet 6-3, 6-2, 7-6(1).
Djokovic yang sudah menjuarai tiga kali di Roland Garros ini, tampil percaya diri di lapangan Suzanne-Lenglen dalam pertandingan yang berlangsung selama tiga jam lima menit.
Petenis asal Serbia yang juga mantan pemain nomor satu dunia ini sempat kesulitan menjaga konsistensi di sebagian besar musim 2025, tetapi menemukan performa terbaiknya dengan meraih gelar ATP ke-100 dalam kariernya di Gonet Geneva Open pekan lalu. Kini, ia membawa rekor enam kemenangan beruntun ke babak ketiga.
Djokovic memulai tahun dengan baik saat bermain bersama rival sekaligus pelatih barunya, Andy Murray, dan mencapai semifinal Australian Open setelah mengalahkan Carlos Alcaraz di perempat final yang seru dalam empat set. Namun, cedera otot memaksanya mundur dari semifinal dan menyebabkan kekalahan awal di Doha dan Indian Wells. Meski sempat mencapai final Miami Open, masalah kesehatan (bintitan) menghambat upayanya meraih gelar ke-100, dan ia kalah dari Jakub Mensik yang sedang dalam performa terbaik.
Di awal musim tanah liat, sang juara 24 Grand Slam sempat frustasi setelah kalah di babak pertama Monte Carlo dan Madrid. Namun, keputusannya mengikuti turnamen ATP 250 di Geneva membuahkan hasil. Di sana, ia membalas kekalahannya dari Matteo Arnaldi di Madrid dan melewati tiebreak ketiga di final untuk mengalahkan Hubert Hurkacz, meraih gelar bersejarah tersebut.
Penampilannya di Roland Garros sejauh ini menunjukkan Djokovic yang tangguh, meski ia hanya diunggulkan ke-6. Di penampilan ke-21nya di Paris, ia terlihat siap untuk berlari jauh dan siap untuk merebut tropi grand slam ini. Ia menang dengan mudah atas Mackenzie McDonald di babak pertama dan melanjutkan performa solid melawan Moutet, petenis kidal Prancis yang pernah mencapai babak keempat tahun 2024.
Meski Moutet sempat memaksa pertukaran break, gaya permainannya yang flamboyan tak cukup untuk menghentikan Djokovic yang bermain solid. Sang legend memecah servis Moutet tiga kali untuk unggul dua set.
Djokovic yang sudah menjuarai tiga kali di Roland Garros ini, tampil percaya diri di lapangan Suzanne-Lenglen dalam pertandingan yang berlangsung selama tiga jam lima menit.
Petenis asal Serbia yang juga mantan pemain nomor satu dunia ini sempat kesulitan menjaga konsistensi di sebagian besar musim 2025, tetapi menemukan performa terbaiknya dengan meraih gelar ATP ke-100 dalam kariernya di Gonet Geneva Open pekan lalu. Kini, ia membawa rekor enam kemenangan beruntun ke babak ketiga.
Djokovic memulai tahun dengan baik saat bermain bersama rival sekaligus pelatih barunya, Andy Murray, dan mencapai semifinal Australian Open setelah mengalahkan Carlos Alcaraz di perempat final yang seru dalam empat set. Namun, cedera otot memaksanya mundur dari semifinal dan menyebabkan kekalahan awal di Doha dan Indian Wells. Meski sempat mencapai final Miami Open, masalah kesehatan (bintitan) menghambat upayanya meraih gelar ke-100, dan ia kalah dari Jakub Mensik yang sedang dalam performa terbaik.
Di awal musim tanah liat, sang juara 24 Grand Slam sempat frustasi setelah kalah di babak pertama Monte Carlo dan Madrid. Namun, keputusannya mengikuti turnamen ATP 250 di Geneva membuahkan hasil. Di sana, ia membalas kekalahannya dari Matteo Arnaldi di Madrid dan melewati tiebreak ketiga di final untuk mengalahkan Hubert Hurkacz, meraih gelar bersejarah tersebut.
Penampilannya di Roland Garros sejauh ini menunjukkan Djokovic yang tangguh, meski ia hanya diunggulkan ke-6. Di penampilan ke-21nya di Paris, ia terlihat siap untuk berlari jauh dan siap untuk merebut tropi grand slam ini. Ia menang dengan mudah atas Mackenzie McDonald di babak pertama dan melanjutkan performa solid melawan Moutet, petenis kidal Prancis yang pernah mencapai babak keempat tahun 2024.
Meski Moutet sempat memaksa pertukaran break, gaya permainannya yang flamboyan tak cukup untuk menghentikan Djokovic yang bermain solid. Sang legend memecah servis Moutet tiga kali untuk unggul dua set.