Forum Banyumas Luncurkan Aplikasi Sedekah iWarga untuk Tolong Sesama
Fajar adhitya
Kamis, 30 September 2021 - 18:50 WIB
Forum Banyumas luncurkan aplikasi sedekah iWarga. (Foto: Antara).
Forum Banyumas meluncurkan aplikasi sedekah iWarga. Ide ini diharap nantinya bisa menjadi basis untuk menolong sesama yang membutuhkan di masa pandemi Covid-19.
Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan oleh Bupati Banyumas Achmad Husein di Pendopo Sipanji, Purwokerto. Dia mengapresiasi gagasan dari Forum Banyumas ini.
"Idenya bagus, karena nanti bisa menolong warga yang tidak mampu dan membutuhkan dengan cara cuma-cuma. Bagi orang yang kelebihan juga bisa memberikan dengan cara mudah tanpa kelihatan," katanya.
Ia mengatakan yang dapat disedekahkan melalui aplikasi tersebut, di antaranya sisa makanan dari suatu kegiatan seperti rapat yang menyediakan konsumsi untuk 50 orang, namun peserta yang datang hanya 30 orang, sehingga konsumsinya masih tersisa 20 porsi.
Sebelum makanan atau konsumsi yang tersisa itu basi, kata dia, pihak panitia bisa menyedekahkannya melalui aplikasi "iWarga" tersebut, dan selanjutnya warga yang butuh bisa menghubungi pengelola aplikasi.
Selain makanan, lanjut dia, masyarakat juga bisa menyedekahkan pakaian bekas yang masih layak pakai atau barang bekas lainnya melalui aplikasi tersebut. "Tapi, mungkin nanti tata cara skriningnya akan lebih detail," katanya.
Ia mengaku sejak awal telah meminta jumlah administrasi yang mengelola aplikasi tidak terlalu banyak dan orang yang dijadikan admin merupakan sukarelawan dan tidak boleh memungut apapun dari pihak pemberi maupun penerima.
Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan oleh Bupati Banyumas Achmad Husein di Pendopo Sipanji, Purwokerto. Dia mengapresiasi gagasan dari Forum Banyumas ini.
"Idenya bagus, karena nanti bisa menolong warga yang tidak mampu dan membutuhkan dengan cara cuma-cuma. Bagi orang yang kelebihan juga bisa memberikan dengan cara mudah tanpa kelihatan," katanya.
Ia mengatakan yang dapat disedekahkan melalui aplikasi tersebut, di antaranya sisa makanan dari suatu kegiatan seperti rapat yang menyediakan konsumsi untuk 50 orang, namun peserta yang datang hanya 30 orang, sehingga konsumsinya masih tersisa 20 porsi.
Sebelum makanan atau konsumsi yang tersisa itu basi, kata dia, pihak panitia bisa menyedekahkannya melalui aplikasi "iWarga" tersebut, dan selanjutnya warga yang butuh bisa menghubungi pengelola aplikasi.
Selain makanan, lanjut dia, masyarakat juga bisa menyedekahkan pakaian bekas yang masih layak pakai atau barang bekas lainnya melalui aplikasi tersebut. "Tapi, mungkin nanti tata cara skriningnya akan lebih detail," katanya.
Ia mengaku sejak awal telah meminta jumlah administrasi yang mengelola aplikasi tidak terlalu banyak dan orang yang dijadikan admin merupakan sukarelawan dan tidak boleh memungut apapun dari pihak pemberi maupun penerima.