Hasil Kongres Biasa PSSI, Prabowo jadi Dewan Kehormatan, APBD Bisa Digunakan untuk Mengembangkan Sepak Bola Daerah
Haris budiman
Kamis, 05 Juni 2025 - 06:53 WIB
Ketum PSSI Erick Thohir. (foto: PSSI)
LANGIT7.ID-Kongres Biasa PSSI yang berlangsung Rabu (4/6/2025) di Jakarta menghasilkan beberapa keputusan.
Salah satu keputusan Kongres Biasa PSSI adalah menetapkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadi Dewan Kehormatan PSSI.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan bahwa presiden Prabowo menerima jabatan Dewan Kehormatan PSSI yang juga sebelumnya sudah disetujui oleh anggota kongres biasa yang berlangsung pada hari ini.
"Presiden Prabowo menerima sebagai dewan kehormatan. Selama ini kita selalu di PSSI dengan pemerintah ada pemikiran-pemikiran yang belum sinkron. Sudah saatnya harus sejalan sehingga tidak ada lagi intervensi ataupun egosektoral dari kita PSSI," kata Erick dalam jumpa pers seusai Kongres Biasa PSSI.
Peran besar kepada daerah
Selain itu, perubahan Statuta PSSI yang akan memberikan peran yang lebih besar kepada daerah, terutama kepada Asosiasi Provinsi PSSI (Asprov), Asosiasi Kota (Askot) dan Asosiasi Kabupaten (Askab) yang merupakan perpanjangan tangan PSSI untuk membangun sepakbola nasional secara merata di nusantara.
Erick Thohir kepada media seusai Kongres Biasa PSSI mengatakan ada tiga poin besar perubahan statuta, yang sebelumnya Statuta 2019 diubah menjadi Statuta 2025.
Salah satu keputusan Kongres Biasa PSSI adalah menetapkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadi Dewan Kehormatan PSSI.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan bahwa presiden Prabowo menerima jabatan Dewan Kehormatan PSSI yang juga sebelumnya sudah disetujui oleh anggota kongres biasa yang berlangsung pada hari ini.
"Presiden Prabowo menerima sebagai dewan kehormatan. Selama ini kita selalu di PSSI dengan pemerintah ada pemikiran-pemikiran yang belum sinkron. Sudah saatnya harus sejalan sehingga tidak ada lagi intervensi ataupun egosektoral dari kita PSSI," kata Erick dalam jumpa pers seusai Kongres Biasa PSSI.
Peran besar kepada daerah
Selain itu, perubahan Statuta PSSI yang akan memberikan peran yang lebih besar kepada daerah, terutama kepada Asosiasi Provinsi PSSI (Asprov), Asosiasi Kota (Askot) dan Asosiasi Kabupaten (Askab) yang merupakan perpanjangan tangan PSSI untuk membangun sepakbola nasional secara merata di nusantara.
Erick Thohir kepada media seusai Kongres Biasa PSSI mengatakan ada tiga poin besar perubahan statuta, yang sebelumnya Statuta 2019 diubah menjadi Statuta 2025.