home masjid

2 Jiwa Manusia: Hewani dan Rohani, Begini Penjelasan Imam Al-Ghazali

Sabtu, 07 Juni 2025 - 05:15 WIB
Kematian adalah suatu hadiah Tuhan yang diharap-harapkan oleh para mukminin. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Imam Al-Ghazali mengatakan adanya nikmat surgawi dan siksaan-siksaan neraka yang akan mengikuti kehidupan ini, semua orang yang percaya pada al-Qur'an dan Sunnah sudah cukup mengetahuinya.

"Akan tapi ada suatu hal yang sering terlewatkan oleh mereka, yaitu bahwa ada juga suatu surga rohaniah dan neraka rohaniah," dalam bukunya berjudul "The Alchemy of Happiness" yang diterjemahkan Haidar Bagir menjadi "Kimia Kebahagiaan" (Mizan, 1979).

Mengenai surga rohaniah, Allah berfirman kepada Nabi-Nya, "Mata tidak melihat, tidak pula telinga mendengarnya, tak pernah pula terlintas dalam hati manusia apa-apa yang disiapkan bagi orang-orang yang takwa."

Dalam hati manusia yang tercerahkan, ada jendela yang terbuka ke dunia rohaniah. Melalui jendela ini, ia memahami hakikat kehidupan batin. Ia tidak mengetahuinya dari kabar angin atau tradisi semata. Pengetahuannya lahir dari pengalaman nyata.

Ia mengenali apa yang merusak dan membahagiakan jiwa. Sebagaimana dokter memahami penyebab sakit dan sehatnya tubuh. Ia tahu, pengetahuan tentang Allah dan ibadah itu menyembuhkan. Sebaliknya, kejahilan dan dosa adalah racun mematikan bagi jiwa.

Baca juga: Imam Al-Ghazali: Dunia Bak Seorang Wanita Tua yang Buruk Muka

Banyak orang, bahkan juga yang disebut sebagai ulama, karena mengikuti secara membuta pendapat orang lain, tidak mempunyai keyakinan yang sesungguhnya dalam iman mereka berkenaan dengan kebahagiaan atau penderitaan jiwa di akhirat. Tetapi orang yang mau mempelajari masalah ini dengan pikiran yang tak terkotori oleh prasangka akan sampai pada keyakinan yang jelas tentang masalah ini.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya