home global news

Kian Meluas, Aksi Protes Bertajuk No Kings Bakal Digelar di Hampir 2.000 Lokasi di AS

Jum'at, 13 Juni 2025 - 07:10 WIB
Foto: yahoonews
Protes mengenai kebijakan imigrasi yang ditetapkan PresidenAmerika Serikat Donald Trump, minggu ini fokus pada demonstrasi "No Kings" atau diterjemahkan "Tidak Ada Raja". Menurut penyelenggara, aksi ini dijadwalkan akan dilakukan di hampir 2.000 lokasi di seluruh negeri, dari blok kota hingga kota kecil, tangga gedung pengadilan hingga taman komunitas.

Hal tersebut diinfokan melalui laman pihak penyelenggara aksi protes.

Panitia berencana untuk menggelar pawai dan rapat umum di Philadelphia, tetapi tidak ada protes yang dijadwalkan berlangsung di Washington, D.C., tempat parade militer akan diadakan.

Di Florida, Jaksa Agung negara bagian James Uthmeier memperingatkan bahwa setiap pengunjuk rasa "No Kings" yang melakukan kekerasan akan ditindak tegas.

"Jika Anda ingin membakar sesuatu dan membahayakan orang, Anda akan dipenjara. Kami tidak menoleransi kerusuhan," kata Uthmeier pada Kamis (12/6).

Baca juga:Mengapa Bendera Meksiko Mendominasi Demo Kebijakan Imigrasi di LA?

Dalam pesan yang dikirim pada hari Kamis, seorang pejabat Departemen Kehakiman memberi tahu jaksa penuntut umum AS di seluruh negeri untuk memprioritaskan kasus terhadap pengunjuk rasa yang melakukan kekerasan dan perusakan. Email tersebut mengutip beberapa tuntutan federal potensial, termasuk penyerangan, gangguan sipil, dan perusakan properti pemerintah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya