ParagonCorp Terpilih Sebagai Rujukan Industri Halal di Tingkat Global
Lusi mahgriefie
Jum'at, 20 Juni 2025 - 07:05 WIB
Foto: ist
Perusahaan kosmetik dan produk kecantikan halal, ParagonCorp menjadi rujukan dalam menetapkan standar halal di tingkat global. Sebuah kebanggaan dan juga pencapaian yang patut diapresiasi.
Di tengah derasnya arus tren kecantikan global, ParagonCorp justru melaju dengan pendekatan berbeda: menempatkan halal sebagai fondasi inovasi. Bukan sekadar label, Paragon membangun sistem manajemen halal dari hulu ke hilir, dimulai dari penggunaan bahan baku bersertifikat global, proses produksi berbasis teknologi, hingga komitmen terhadap keberlanjutan dan etika.
"Bagi kami, menjadi halal bukan hanya kewajiban. Ini adalah identitas, standar kualitas tertinggi, sekaligus kontribusi bagi masyarakat," ungkap Ilauddin Sopian, EVP & Chief Financial Officer ParagonCorp kepada para peserta Asian Financial Leaders Programme (AFLP).
ParagonCorp, perusahaan di balik brand-brand seperti Wardah dan Kahf, dipercaya menjadi benchmark oleh para peserta AFLP, sebuah program eksklusif yang digagas oleh Monetary Authority of Singapore (MAS). Program ini diikuti oleh para eksekutif senior (CEO/CFO) dari berbagai Lembaga keuangan terkemuka di Singapura.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda AFLP yang berlangsung sepanjang tahun dan mencakup pembelajaran lintas negara seperti Swiss, Amerika Serikat, Inggris, Tiongkok, dan Indonesia. Di Indonesia, program ini terselenggara melalui kolaborasi antara Singapore Management University (SMU) dan Universitas Indonesia (UI).
Pada kesempatan yang sama, ParagonCorp juga menegaskan bagaimana keuangan, inovasi, dan kebermanfaatan bisa berjalan selaras tanpa harus mengorbankan salah satu aspek.
Baca juga:ParagonCorp Suarakan tentang Halal Beauty di Forum Global California
Di tengah derasnya arus tren kecantikan global, ParagonCorp justru melaju dengan pendekatan berbeda: menempatkan halal sebagai fondasi inovasi. Bukan sekadar label, Paragon membangun sistem manajemen halal dari hulu ke hilir, dimulai dari penggunaan bahan baku bersertifikat global, proses produksi berbasis teknologi, hingga komitmen terhadap keberlanjutan dan etika.
"Bagi kami, menjadi halal bukan hanya kewajiban. Ini adalah identitas, standar kualitas tertinggi, sekaligus kontribusi bagi masyarakat," ungkap Ilauddin Sopian, EVP & Chief Financial Officer ParagonCorp kepada para peserta Asian Financial Leaders Programme (AFLP).
ParagonCorp, perusahaan di balik brand-brand seperti Wardah dan Kahf, dipercaya menjadi benchmark oleh para peserta AFLP, sebuah program eksklusif yang digagas oleh Monetary Authority of Singapore (MAS). Program ini diikuti oleh para eksekutif senior (CEO/CFO) dari berbagai Lembaga keuangan terkemuka di Singapura.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda AFLP yang berlangsung sepanjang tahun dan mencakup pembelajaran lintas negara seperti Swiss, Amerika Serikat, Inggris, Tiongkok, dan Indonesia. Di Indonesia, program ini terselenggara melalui kolaborasi antara Singapore Management University (SMU) dan Universitas Indonesia (UI).
Pada kesempatan yang sama, ParagonCorp juga menegaskan bagaimana keuangan, inovasi, dan kebermanfaatan bisa berjalan selaras tanpa harus mengorbankan salah satu aspek.
Baca juga:ParagonCorp Suarakan tentang Halal Beauty di Forum Global California