Jannik Sinner Ditumbangkan Bublik, Zverev Lolos, Rublev Juga Ikut Tumbang di Terra Wortmann Open
Sururi al faruq
Jum'at, 20 Juni 2025 - 07:55 WIB
Jannik Sinner Ditumbangkan Bublik, Zverev Lolos, Rublev Juga Ikut Tumbang di Terra Wortmann Open
LANGIT7.ID-Berlin; Alexander Bublik meraih kemenangan terbesar dalam kariernya pada Kamis di Terra Wortmann Open di Halle, setelah mengalahkan pemain peringkat 1 dunia dan juara bertahan Jannik Sinner dengan skor 3-6, 6-3, 6-4 untuk melaju ke perempat final.
"Kami adalah petenis dan berusaha memenangkan setiap pertandingan, tapi ini sangat spesial," kata Bublik. "Saya belum pernah mengalahkan pemain nomor 1 dunia sebelumnya. Ini sebuah pencapaian."
Bublik kalah dari petenis Italia tersebut di perempat final Roland Garros awal bulan ini, tetapi membalasnya dengan gemilang di turnamen lapangan rumput ATP 500 ini. Dalam penampilan yang mengesankan, petenis Kazakhstan itu menghasilkan 36 pemenang, termasuk 15 ace, untuk mengalahkan unggulan teratas dan meraih kemenangan keempatnya atas pemain Top 10 setelah dua jam empat menit.
"Saya terus mengandalkan servis. Saya berusaha bermain clutch dan mengembalikan bola sebaik mungkin. Dia pemain yang luar biasa, dan saya tidak berpikir bisa mengalahkannya," ujar Bublik, yang menjadi pemain pertama sejak Agustus lalu yang berhasil mengalahkan Sinner selain Carlos Alcaraz. "Tapi saya mendapat beberapa kesempatan dan memanfaatkannya dengan baik. Servis saya lebih baik dibanding di Roland Garros. Saya bertahan, berusaha mengembalikan bola sebanyak mungkin dan mencetak ace agar bola tidak kembali, dan itu berhasil."
Sinner sebelumnya memenangkan 66 pertandingan beruntun melawan pemain di luar Top 20 PIF ATP Rankings sejak Agustus 2023. Namun, dia tidak mampu menahan agresivitas Bublik dalam pertemuan keenam mereka di Lexus ATP Head2Head (4-2 untuk Sinner). Ini kali pertama Sinner gagal mencapai final sejak Montreal Agustus tahun lalu.
Petenis Italia itu, yang meraih gelar lapangan rumput pertamanya di Halle musim lalu, tiba di Jerman setelah kekalahan lima set selama lima jam 29 menit di final Roland Garros dari Alcaraz. Sinner selanjutnya akan menuju Wimbledon, tempat dia mencapai semifinal pada 2023.
Sinner mengalahkan Yannick Hanfmann dalam dua set langsung di pertandingan pertamanya di Halle dan tampak menguasai set pertama melawan Bublik. Dia tidak menghadapi satu pun break point sebelum unggul setelah 41 menit. Namun, momentum mulai berubah di awal set kedua ketika Bublik berhasil menyelamatkan tiga break point dalam game servis pertamanya.
"Kami adalah petenis dan berusaha memenangkan setiap pertandingan, tapi ini sangat spesial," kata Bublik. "Saya belum pernah mengalahkan pemain nomor 1 dunia sebelumnya. Ini sebuah pencapaian."
Bublik kalah dari petenis Italia tersebut di perempat final Roland Garros awal bulan ini, tetapi membalasnya dengan gemilang di turnamen lapangan rumput ATP 500 ini. Dalam penampilan yang mengesankan, petenis Kazakhstan itu menghasilkan 36 pemenang, termasuk 15 ace, untuk mengalahkan unggulan teratas dan meraih kemenangan keempatnya atas pemain Top 10 setelah dua jam empat menit.
"Saya terus mengandalkan servis. Saya berusaha bermain clutch dan mengembalikan bola sebaik mungkin. Dia pemain yang luar biasa, dan saya tidak berpikir bisa mengalahkannya," ujar Bublik, yang menjadi pemain pertama sejak Agustus lalu yang berhasil mengalahkan Sinner selain Carlos Alcaraz. "Tapi saya mendapat beberapa kesempatan dan memanfaatkannya dengan baik. Servis saya lebih baik dibanding di Roland Garros. Saya bertahan, berusaha mengembalikan bola sebanyak mungkin dan mencetak ace agar bola tidak kembali, dan itu berhasil."
Sinner sebelumnya memenangkan 66 pertandingan beruntun melawan pemain di luar Top 20 PIF ATP Rankings sejak Agustus 2023. Namun, dia tidak mampu menahan agresivitas Bublik dalam pertemuan keenam mereka di Lexus ATP Head2Head (4-2 untuk Sinner). Ini kali pertama Sinner gagal mencapai final sejak Montreal Agustus tahun lalu.
Petenis Italia itu, yang meraih gelar lapangan rumput pertamanya di Halle musim lalu, tiba di Jerman setelah kekalahan lima set selama lima jam 29 menit di final Roland Garros dari Alcaraz. Sinner selanjutnya akan menuju Wimbledon, tempat dia mencapai semifinal pada 2023.
Sinner mengalahkan Yannick Hanfmann dalam dua set langsung di pertandingan pertamanya di Halle dan tampak menguasai set pertama melawan Bublik. Dia tidak menghadapi satu pun break point sebelum unggul setelah 41 menit. Namun, momentum mulai berubah di awal set kedua ketika Bublik berhasil menyelamatkan tiga break point dalam game servis pertamanya.