home masjid

Rektor UMMAD Jelaskan Makna Praksis Islam Wasathiyah di Hadapan Jamaah Kajian Ahad Pagi

Ahad, 22 Juni 2025 - 16:32 WIB
Rektor UMMAD Jelaskan Makna Praksis Islam Wasathiyah di Hadapan Jamaah Kajian Ahad Pagi
LANGIT7.ID-Madiun; Rektor Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) yang akan berubah menjadi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT), Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., menjadi pemateri dalam Kajian Ahad Pagi di Islamic Centre Madiun (ICM), Ahad, 22 Juni 2025.

Tema kajian yang diangkat kali ini adalah "Perspektif Praksis Islam Wasathiyah". Menurut Rektor UMMAD, tema ini mengajak peserta Kajian Ahad Pagi ICM untuk lebih mendalami pemikiran. Namun, pemahaman Islam Wasathiyah penting dimiliki umat Islam agar semangat dalam mengamalkan ajaran agama dapat terus berkembang.

"Kita tidak boleh hanya fokus pada ibadah ritual, tetapi juga harus berpikir untuk mengembangkan agama Islam agar lebih maju, baik di tingkat keluarga, lingkungan, daerah, nasional, bahkan internasional," ujar Prof. Sofyan Anif di hadapan ribuan jamaah Kajian Ahad Pagi yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola ICM PDM Kota Madiun.

Prof. Dr. Sofyan Anif menyampaikan bahwa di tengah gerakan Islam yang mengedepankan pendekatan tekstual (bayani), Islam perlu dikembalikan kepada konsep Wasathiyah—Islam yang adil dan moderat.

Mengutip pemahaman para ulama, Prof. Sofyan menjelaskan bahwa Wasathiyah berarti tengah, adil, pilihan, unggul, dan sebagainya. Sebagaimana disebutkan oleh Al-Qurthubi, umat Wasathan adalah umat yang berkeadilan dan terbaik, karena keadilan merupakan ciri utama kebaikan.

Allah SWT mengingatkan umat Islam untuk menjadi umat yang moderat, paling adil, cerdas, dan selalu berada di posisi tengah—tidak ekstrem atau berlebihan.

"Dalam Risalah Islam Berkemajuan sebagai karakter Muhammadiyah, Islam Wasathiyah lebih berorientasi pada nilai praksis dengan pendekatan kontekstual (burhani). Hal ini dapat memberikan manfaat lebih luas sebagai bentuk manifestasi Islam rahmatan lil 'alamin," jelas Guru Besar Bidang Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tersebut.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya