home sports

Mpetshi Perricard Pecahkan Rekor Kecepatan Servis Wimbledon, Sayang Laga vs Fritz Ditunda

Selasa, 01 Juli 2025 - 16:43 WIB
Mpetshi Perricard Pecahkan Rekor Kecepatan Servis Wimbledon, Sayang Laga vs Fritz Ditunda
LANGIT7.ID-London; Petenis Perancis, Giovanni Mpetshi Perricard masuk dalam catatan sejarah Wimbledon pada Senin setelah melancarkan servis tercepat sepanjang turnamen. Namun, pemain Prancis itu harus melewatkan malam yang menegangkan sembari menunggu kelanjutan upayanya melawan petenis unggulan kelima, Taylor Fritz karena duel terlalu sampai larut malam, di Indonesia hingga pukul 04.00 pagi.

Pertandingan babak pertama itu ditunda sekitar pukul 22.20 waktu setempat, mendekati jam malam turnamen yang ditetapkan pukul 23.00.

Fritz sempat tertinggal 1-5 dalam tie-break set keempat, hanya dua angka lagi dari kekalahan, tapi berhasil bangkit dengan memenangkan tujuh dari delapan poin berikutnya untuk memaksa set penentuan. Mpetshi Perricard awalnya unggul dua set pertama 7-6(6), 7-6(8), sebelum Fritz, juara Eastbourne, merespons dengan memenangkan set ketiga dan keempat 6-4, 7-6(6).

Pada game pertama pertandingan, Mpetshi Perricard yang bertinggi 208 cm menghantam servis 153 mph (246 km/jam), lima mil per jam lebih cepat dari rekor kecepatan servis Wimbledon sebelumnya, yaitu 148 mph yang dicatat petenis Amerika Taylor Dent pada 2010 menurut Wimbledon Compendium.

Mpetshi Perricard, yang menduduki peringkat 36 PIF ATP Rankings, langsung tampil agresif. Dengan atap Lapangan No. 1 yang tertutup, servis pemecah rekor itu terjadi di game pembuka pada skor 30/0. Ajaibnya, Fritz masih bisa menyentuh bola servis yang mengarah ke tubuhnya, lalu memantulkan forehand menyusur garis, menguasai reli, dan memenangkan poin dengan voli tajam.



Mpetshi Perricard membuka pertandingan dengan servis 149 mph, langsung memecahkan rekor Dent. Tak berhenti di situ, pemain 21 tahun itu melesatkan servis 146 mph pada skor 15/0, lalu meningkatkan intensitasnya lagi untuk menciptakan sejarah di poin berikutnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya