Alcaraz Sukses Duel Dengan Tarvet, Petenis Yang Masih Mahasiswa di Universitas San Diego
Sururi al faruq
Kamis, 03 Juli 2025 - 08:32 WIB
Alcaraz Sukses Duel Dengan Tarvet, Petenis Yang Masih Mahasiswa di Universitas San Diego
LANGIT7.ID-London; Carlos Alcaraz menghentikan kisah Cinderella Oliver Tarvet yang berada di peringkat 733 dunia dalam pertandingan straight sets di Wimbledon.
"Jujur, aku sangat menyukai permainannya," ujar petenis asal Spanyol itu tentang bintang University of San Diego yang memberikan perlawanan sengit.
Setidaknya untuk satu game, terlihat Carlos Alcaraz mungkin akan menghadapi pertarungan ketat lagi di Centre Court Wimbledon.
Namun setelah menyelamatkan tiga break point dalam game servis pertamanya melawan Ollie Tarvet yang berada di peringkat 733, situasi menjadi lebih nyaman bagi sang juara bertahan. Alcaraz menyelesaikan kemenangan di babak kedua dengan skor 6-1, 6-4, 6-4 atas petenis kurang dikenal asal Inggris yang masih bermain di tingkat perguruan tinggi itu.
Meski harus menghadapi delapan break point lagi sepanjang pertandingan — dan berhasil menyelamatkan semua kecuali dua — kemenangan ini jauh lebih mulus dibanding kemenangan tipis 4,5 jam melawan Fabio Fognini di babak pertama.
Namun, Alcaraz tetap terkesan dengan permainan mahasiswa University of San Diego yang sedang bermain di turnamen Grand Slam pertamanya itu.
"Jujur, aku sangat menyukai permainannya," kata Alcaraz. "Aku tahu sejak awal bahwa aku harus benar-benar fokus dan mencoba menampilkan permainan terbaikku."
"Jujur, aku sangat menyukai permainannya," ujar petenis asal Spanyol itu tentang bintang University of San Diego yang memberikan perlawanan sengit.
Setidaknya untuk satu game, terlihat Carlos Alcaraz mungkin akan menghadapi pertarungan ketat lagi di Centre Court Wimbledon.
Namun setelah menyelamatkan tiga break point dalam game servis pertamanya melawan Ollie Tarvet yang berada di peringkat 733, situasi menjadi lebih nyaman bagi sang juara bertahan. Alcaraz menyelesaikan kemenangan di babak kedua dengan skor 6-1, 6-4, 6-4 atas petenis kurang dikenal asal Inggris yang masih bermain di tingkat perguruan tinggi itu.
Meski harus menghadapi delapan break point lagi sepanjang pertandingan — dan berhasil menyelamatkan semua kecuali dua — kemenangan ini jauh lebih mulus dibanding kemenangan tipis 4,5 jam melawan Fabio Fognini di babak pertama.
Namun, Alcaraz tetap terkesan dengan permainan mahasiswa University of San Diego yang sedang bermain di turnamen Grand Slam pertamanya itu.
"Jujur, aku sangat menyukai permainannya," kata Alcaraz. "Aku tahu sejak awal bahwa aku harus benar-benar fokus dan mencoba menampilkan permainan terbaikku."