home global news

Hamas Pelajari Usulan Gencatan Senjata Sementara, Trump Dorong Kesepakatan Damai

Kamis, 03 Juli 2025 - 09:42 WIB
Hamas Pelajari Usulan Gencatan Senjata Sementara, Trump Dorong Kesepakatan Damai
LANGIT7.ID-Jakarta;Hamas menyatakan pada Rabu bahwa mereka sedang mempelajari usulan gencatan senjata terbaru yang disebut Presiden AS Donald Trump sebagai proposal “final”. Namun, Hamas menegaskan bahwa syarat utama kesepakatan itu adalah penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza. Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu justru menegaskan bahwa Hamas harus dieliminasi.

Sehari sebelumnya, Trump mengumumkan bahwa Israel telah menyetujui syarat untuk menyelesaikan gencatan senjata selama 60 hari dengan Hamas, usai pertemuan yang ia sebut sebagai “panjang dan produktif” antara tim utusannya dan pejabat Israel.

Dalam pernyataannya, Hamas mengatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkan tawaran baru dari mediator Mesir dan Qatar, dan ingin mencapai kesepakatan yang benar-benar mengakhiri perang serta menjamin penarikan total pasukan Israel dari wilayah Gaza.

Sementara itu, Netanyahu memberikan pernyataan publik pertamanya sejak pengumuman Trump dan kembali mengulang sikap kerasnya terhadap Hamas.

“Tidak akan ada lagi Hamas. Tidak akan ada Hamastan. Kita tidak akan kembali ke kondisi seperti itu. Ini sudah selesai,” tegas Netanyahu dalam sebuah pertemuan di proyek pipa lintas Israel.

Pernyataan dari kedua pihak ini pada dasarnya mencerminkan sikap lama mereka yang belum berubah, sehingga belum jelas apakah akan ada jalan tengah untuk mencapai kesepakatan. Meski begitu, pengumuman Trump sempat memberi sedikit harapan bagi warga Gaza yang sudah menderita selama hampir dua tahun perang.

“Aku harap kali ini bisa berhasil, meskipun hanya dua bulan, itu bisa menyelamatkan ribuan nyawa tak bersalah,” ujar Kamal, warga Kota Gaza, lewat sambungan telepon.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya