home global news

Indonesia dan Prancis Bahas Kolaborasi Perfilman, Fadli Zon Dorong Film Jadi Diplomasi Budaya

Kamis, 03 Juli 2025 - 16:15 WIB
Indonesia dan Prancis Bahas Kolaborasi Perfilman, Fadli Zon Dorong Film Jadi Diplomasi Budaya
LANGIT7.ID-Jakarta;Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon menggelar pertemuan bilateral dengan institusi sinema Prancis, Centre national du cinéma etde l'image animée (CNC) di Museum Nasional Indonesia, Jakarta. Pertemuan ini membahas potensi kerja sama antara Indonesia dan Prancis di bidang sinema. Dalam kesempatan ini, Menbud Fadli Zon menyatakan dukungannya dalam mengembangkan film menjadi instrumen diplomasi budaya.

Mengawali pertemuan, Menbud Fadli Zon mengapresiasi kehadiran delegasi Prancis di Indonesia. “Apresiasi yang sebesar-besarnya atas kehadiran tim CNC di Jakarta, terutama setelah pencapaian penting baru-baru ini yang telah kita raih bersama,” ungkap Menbud Fadli Zon dalam keterangannya, Kamis (3/7/2025).

Menbud Fadli Zon menyampaikan gagasannya terkait ekosistem perfilman Indonesia. Film dapat menjadi wadah untuk mengungkapkan ekspresi budaya, mulai dari seni pertunjukan, musik, seni visual, desain kostum, tradisi naratif, sastra, hingga warisan kuliner.

“Film dapat mencerminkan nilai, identitas, dan pandangan tentang masyarakat dan budaya Indonesia. Kami percaya bahwa film adalah salah satu instrumen diplomasi budaya yang paling kuat,” jelasnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Duta Besar Prancis, Fabien Penone dan Presiden CNC, Gaetan Bruel. Keduanya menyambut baik inisiatif Kementerian Kebudayaan untuk mendorong pemajuan sinema Indonesia dan Prancis.

Duta Besar Prancis, Fabien Penone, menyampaikan apresiasi atas peluang kerja sama. “Kerja sama budaya antara Prancis dan Indonesia ini sangat penting bagi kami. Pertemuan ini dapat mendatangkan peluang kerja sama baru sekaligus memperkuat hubungan antara kedua negara,” ucap Fabien.

Presiden CNC, Gaetan Bruel, pada kesempatan tersebut juga menyampaikan gagasannya untuk memajukan sektor perfilman Indonesia dan Prancis. Salah satunya adalah memperkuat pengadaan kurikulum terkait seni dan perfilman ke dalam instansi pendidikan. “Hal ini dapat menjadi langkah konkret untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni perfilman pada generasi muda,” ungkap Gaetan Bruel.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya