home wisata halal

Museum Istana Al-Masmak Menceritakan Kisah Penyatuan Arab Saudi

Rabu, 30 Juli 2025 - 11:27 WIB
Museum Istana Al-Masmak Menceritakan Kisah Penyatuan Arab Saudi
LANGIT7.ID-Riyadh; Terletak di lingkungan Al-Thumairi, Museum Istana Al-Masmak menjadi simbol kuat penyatuan Arab Saudi dan era pendiriannya di bawah kepemimpinan Raja Abdulaziz bin Abdulrahman Al-Saud.

Benteng ini awalnya dibangun pada tahun 1865 pada masa pemerintahan Imam Abdullah bin Faisal bin Turki bin Abdullah bin Mohammed bin Saud.

Pada pagi hari 15 Januari 1902, Raja Abdulaziz Al-Saud merebut kembali Riyadh dari dalam temboknya, menandai awal penyatuan Kerajaan. Benteng ini sempat digunakan untuk menyimpan senjata dan amunisi sebelum akhirnya direstorasi sebagai monumen bersejarah dan budaya.

Al-Masmak memiliki luas 3.885 meter persegi dan dibangun dari tanah liat yang dicampur jerami, dengan fondasi batu. Dinding luarnya dilapisi tanah liat, sementara bagian dalamnya dihiasi dengan gipsum.

Bangunan ini terdiri dari dua lantai dengan sekitar 44 ruangan, termasuk enam halaman, sebuah masjid, majlis (ruang duduk tradisional), sumur air, serta tiga sayap tempat tinggal untuk penguasa, perbendaharaan, dan tamu.

Pintu gerbang barat terbuat dari batang pohon palem dan tamariska dengan tinggi 3,6 meter dan lebar 2,65 meter. Terdapat pula bukaan kecil bernama khooqah di pintu gerbang untuk mengontrol akses masuk.

Titik pengawasan dirancang sebagai bukaan dinding yang menonjol, menyerupai kotak kayu. Di dalamnya, ornamen plester geometris berbentuk segitiga dan lingkaran terinspirasi dari alam, dengan motif seperti pohon palem, bintang, dan bulan sabit.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya