AHY Dorong Mahasiswa Baru ITS Wujudkan Indonesia Emas 2045
Tim langit 7
Selasa, 05 Agustus 2025 - 16:11 WIB
AHY mengajak maba ITS 2025 mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui kegiatan studium generale di Grha Sepuluh Nopember, Senin (4/8/2025)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia (Menko Infraswil RI) Dr Agus Harimurti Yudhoyono MSc MPA MA mendorong mahasiswa baru (maba) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) 2025 untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Pesan inspiratif itu disampaikan melalui kuliah umum pada gelaran Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ITS di Grha Sepuluh Nopember ITS, Senin (4/8).
Lelaki yang akrab disapa AHY tersebut mengajak maba ITS memahami tantangan global serta kondisi yang dihadapi Indonesia saat ini dan di masa depan. Ia menekankan, manusia harus dapat menempatkan diri dan bertanggung jawab pada setiap aspek yang mempengaruhi tatanan kehidupan. “Kita harus memiliki wawasan global untuk memahami masalah yang dihadapi,” tegasnya menyemangati.
Lulusan terbaik Akademi Militer tahun 2000 itu mengajak maba ITS 2025 untuk meningkatkan perhatian dan kerja sama dalam menghadapi permasalahan kelaparan, krisis air bersih, peningkatan kebutuhan energi, dan perubahan iklim. Tidak hanya itu, maba ITS 2025 juga diajak untuk menjadi manusia yang adaptif dan dapat mengendalikan perkembangan teknologi yang diciptakan.
Di sisi lain, lelaki kelahiran Bandung ini kembali mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang dianugerahi kekayaan alam yang melimpah. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia harus mampu memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah ini menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai jual tinggi. “Efeknya kesejahteraan seluruh masyarakat dapat didukung dengan pemanfaatan ini,” terangnya.
Baca juga:Safhira Najma, Lulusan Pesantren Amanatul Ummah Jadi Maba ITS Termuda Usia 15 Tahun
Dalam mewujudkan kedua upaya tersebut, AHY menekankan perlu adanya transformasi bangsa berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). ITS dapat mendukung upaya ini dengan menjadi salah satu instansi perguruan tinggi penyumbang lulusan STEM berkualitas bagi bangsa. “Diharapkan mahasiswa ITS mampu membawa perubahan bagi bangsa,” dorongnya.
Pesan inspiratif itu disampaikan melalui kuliah umum pada gelaran Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ITS di Grha Sepuluh Nopember ITS, Senin (4/8).
Lelaki yang akrab disapa AHY tersebut mengajak maba ITS memahami tantangan global serta kondisi yang dihadapi Indonesia saat ini dan di masa depan. Ia menekankan, manusia harus dapat menempatkan diri dan bertanggung jawab pada setiap aspek yang mempengaruhi tatanan kehidupan. “Kita harus memiliki wawasan global untuk memahami masalah yang dihadapi,” tegasnya menyemangati.
Lulusan terbaik Akademi Militer tahun 2000 itu mengajak maba ITS 2025 untuk meningkatkan perhatian dan kerja sama dalam menghadapi permasalahan kelaparan, krisis air bersih, peningkatan kebutuhan energi, dan perubahan iklim. Tidak hanya itu, maba ITS 2025 juga diajak untuk menjadi manusia yang adaptif dan dapat mengendalikan perkembangan teknologi yang diciptakan.
Di sisi lain, lelaki kelahiran Bandung ini kembali mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang dianugerahi kekayaan alam yang melimpah. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia harus mampu memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah ini menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai jual tinggi. “Efeknya kesejahteraan seluruh masyarakat dapat didukung dengan pemanfaatan ini,” terangnya.
Baca juga:Safhira Najma, Lulusan Pesantren Amanatul Ummah Jadi Maba ITS Termuda Usia 15 Tahun
Dalam mewujudkan kedua upaya tersebut, AHY menekankan perlu adanya transformasi bangsa berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). ITS dapat mendukung upaya ini dengan menjadi salah satu instansi perguruan tinggi penyumbang lulusan STEM berkualitas bagi bangsa. “Diharapkan mahasiswa ITS mampu membawa perubahan bagi bangsa,” dorongnya.