home lifestyle muslim

Hati-hati, Waspadai Kesehatan Mental di Masa Pandemi Khususnya Penyintas COVID-19

Senin, 04 Oktober 2021 - 16:32 WIB
Sepertiga pasien COVID-19 telah didiagnosis dengan gejala neurologis atau psikologis, termasuk kecemasan, depresi, gangguan stres pascatrauma (PTSD), dan psikosis. Foto: LANGIT7/iStock
Pandemi COVID-19 berdampak pada hampir semua sisi kehidupan. Tak hanya bisnis yang merasakan efek langsung dari pandemi, kesehatan mental seseorang pun banyak ditemui kasusnya selama pandemi ini.

Kesehatan tak hanya terbatas pada fisik yang sehat dan bugar saja. Mental pun harus dijaga untuk menjaga keseimbangan dan produktivitas seseorangan.

Banyaknya aturan pembatasan sosial juga ketatnya protokol kesehatan membuat sebagian orang merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut. Hal tersebut berakibat pada masalah kesehatan mental seperti timbulnya rasa mudah marah, tidak bahagia hingga mengalami kecemasan.

Melansir dari Antaranews, psikolog Inez Kristanti, M.Psi memaparkan tentang status kesehatan mental di Indonesia selama pandemi COVID-19.

Sebuah studi dari Iskandarsyah, A. (2020, 29 April) dengan 3.686 responden dari 33 provinsi di Indonesia menunjukkan bahwa 72 persen partisipan dilaporkan mengalami kecemasan dan 23 persen partisipan dilaporkan merasa tidak bahagia.

Menurut Inez, gejala kecemasan antara lain kekhawatiran bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi, khawatir yang berlebihan, mudah marah dan kesal, serta sulit merasa rileks.

"Sementara itu, gejala depresi yang dilaporkan antara lain masalah tidur, kurangnya kepercayaan diri, kelelahan, dan kehilangan minat," kata Inez.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
penyintas covid-19 pandemi covid-19 kesehatan mental
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya