home wirausaha syariah

Dukung Transisi Ekonomi Hijau, BSI Salurkan Rp72,6 Triliun Pembiayaan Berkelanjutan

Senin, 11 Agustus 2025 - 15:03 WIB
Dukung Transisi Ekonomi Hijau, BSI Salurkan Rp72,6 Triliun Pembiayaan Berkelanjutan
LANGIT7.ID-Jakarta;PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendukung penguatan sinergi pembiayaan hijau, untuk mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan yang menjadi salah satu asta cita pemerintah.

Hadir dalam kesempatan tersebut Destry Damayanti selaku Deputi Gubernur Senior BI, BSI dan anggota Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI).

Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta menekankan, percepatan pembiayaan hijau dan inklusif menjadi pendukung bagi tercapainya pembangunan berkelanjutan. Hal ini merupakan kebutuhan strategis untuk melindungi lingkungan hidup, memastikan pertumbuhan ekonomi yag merata, menjaga daya saing nasional, serta memperkuat peran Indonesia dalam menghadapi krisis iklim global.

“Tanpa transformasi sistem keuangan menuju arah yang lebih hijau, berbagai upaya mitigasi dan adaptasi tidak akan memberikan hasil yang optimal. Berdasarkan data Bank Indonesia, potensi kerugian ekonomi akibat perubahan iklim diperkirakan mencapai Rp100 triliun per tahun, dan dapat menurunkan PDB nasional hingga 40% pada tahun 2048 jika tidak ada langkah serius yang diambil,” ujar dia dalam keterangan resmi, Senin (11/8/2025).

Hal tersebut ditegaskan Bob saat hadir dalam rangkaian kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) di JICC Senayan. KKI merupakan sebuah flagship event tahunan yang menjadi wadah strategis pengembangan UMKM nasional yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI).

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian KKI 2025 adalah Seminar Nasional Ekonomi Keuangan Hijau- Penguatan Sinergi Pembiayaan Hijau dalam Mendukung Transisi Ekonomi Berkelanjutan.

Bob lanjut menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Koperasi & UKM, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyumbang sekitar 60% PDB nasional, dan menyerap 97% tenaga kerja. Kendati demikian pelaku UMKM masih menghadapi tantangan besar dalam menghadapi transisi ekonomi hijau. Salah satunya minimnya akses terhadap pembiayaan yang terjangkau dan berkelanjutan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya