Uji Coba Pembukaan Bioskop Diharapkan Bangkitkan kembali Industri Film
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 04 Oktober 2021 - 23:00 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno saat meninjau salah satu bioskop, yaitu XXI PGC, Cililitan, Jakarta Timur. (Foto: Dok. Kemenparekraf)
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mengizinkan kembali pembukaan bioskop di sejumlah wilayah yang menerapkan PPKM Level 2 dan 3 yang sudah dimulai sejak 16 September 2021.
Menparekraf Sandiaga Uno, berharap uji coba pembukaan bioskop dapat menggeliatkan kembali roda perekonomian pelaku industri film tanah air. Terlebih, para pelaku industri ekonomi kreatif khususnya perfilman mengalami dampak yang signifikan akibat pandemi Covid-19.
"Mudah-mudahan uji coba pembukaan bioskop ini bisa membangkitkan kembali ekosistem bioskop dan film-film nasional," ujar Menparekraf seperti dikutip Senin (4/10).
Sandiaga menjelaskan bahwa industri film menjadi subsektor yang cukup menjanjikan dalam memberikan kontribusi terhadap pendapatan negara. Tercatat, kontribusi industri film terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional sebesar Rp15 triliun pada 2019.
Baca juga:Usia Minimal 12 Tahun Jadi Syarat Nonton Film Nussa di Bioskop
Dalam uji coba pembukaan bioskop, Sandiaga meninjau salah satu bioskop yaitu XXI PGC, Cililitan, Jakarta Timur. Ia mengatakan penerapan protokol kesehatan sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 43 Tahun 2021 telah dilakukan dengan baik.
Mulai dari scan QR code melalui aplikasi PeduliLindungi, menggunakan masker dan hand sanitizer yang telah disediakan, serta pengecekan suhu tubuh di pintu masuk bioskop. Suhu tubuh di atas 37,3 derajat celcius tidak diperkenankan masuk.
Menparekraf Sandiaga Uno, berharap uji coba pembukaan bioskop dapat menggeliatkan kembali roda perekonomian pelaku industri film tanah air. Terlebih, para pelaku industri ekonomi kreatif khususnya perfilman mengalami dampak yang signifikan akibat pandemi Covid-19.
"Mudah-mudahan uji coba pembukaan bioskop ini bisa membangkitkan kembali ekosistem bioskop dan film-film nasional," ujar Menparekraf seperti dikutip Senin (4/10).
Sandiaga menjelaskan bahwa industri film menjadi subsektor yang cukup menjanjikan dalam memberikan kontribusi terhadap pendapatan negara. Tercatat, kontribusi industri film terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional sebesar Rp15 triliun pada 2019.
Baca juga:Usia Minimal 12 Tahun Jadi Syarat Nonton Film Nussa di Bioskop
Dalam uji coba pembukaan bioskop, Sandiaga meninjau salah satu bioskop yaitu XXI PGC, Cililitan, Jakarta Timur. Ia mengatakan penerapan protokol kesehatan sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 43 Tahun 2021 telah dilakukan dengan baik.
Mulai dari scan QR code melalui aplikasi PeduliLindungi, menggunakan masker dan hand sanitizer yang telah disediakan, serta pengecekan suhu tubuh di pintu masuk bioskop. Suhu tubuh di atas 37,3 derajat celcius tidak diperkenankan masuk.