Sambut World Superbike, Pelaku Pariwisata Gelar Mataram Mandalika Fair
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 05 Oktober 2021 - 04:00 WIB
Sirkuit Mandalika (foto: istimewa)
Dinas Pariwisata Kota Mataram, Tenggara Barat (NTB) akan menggelar Mataram Mandalika Fair guna menyambut perhelatan balap motor dunia World Superbike pada 19-21 November 2021 mendatang di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi mengatakan Mataram Mandalika Fair akan melibatkan sejumlah pelaku pariwisata guna menyambut World Superbike.
"Kami mengajak semua pelaku pariwisata menyiapkan diri agar bisa berpartisipasi, sekaligus mengambil peluang ekonomi dari kegiatan tersebut," kata Nizar Denny Cahyadi, Senin (4/10).
Dari hasil rapat internal persiapan, kata dia, Mataram Mandalika Fair ditargetkan berlangsung akhir bulan Oktober atau paling lambat awal November 2021, di Lapangan Taman Sangkareang.
Baca juga:Ribuan Santri Bakal Dapat Tiket Gratis Nonton MotoGP Junior IATC di Sirkuit Mandalika
Dalam kegiatan Mataram Mandalika Fair nanti, pihaknya akan melibatkan para pelaku pariwisata, di antaranya perhotelan, biro jasa perjalanan, serta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
"Target kami, untuk UMKM kita siapkan sekitar 25-30 stan, sedangkan untuk hotel disesuaikan dengan jumlah hotel yang ikut berkontribusi," katanya.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram H Nizar Denny Cahyadi mengatakan Mataram Mandalika Fair akan melibatkan sejumlah pelaku pariwisata guna menyambut World Superbike.
"Kami mengajak semua pelaku pariwisata menyiapkan diri agar bisa berpartisipasi, sekaligus mengambil peluang ekonomi dari kegiatan tersebut," kata Nizar Denny Cahyadi, Senin (4/10).
Dari hasil rapat internal persiapan, kata dia, Mataram Mandalika Fair ditargetkan berlangsung akhir bulan Oktober atau paling lambat awal November 2021, di Lapangan Taman Sangkareang.
Baca juga:Ribuan Santri Bakal Dapat Tiket Gratis Nonton MotoGP Junior IATC di Sirkuit Mandalika
Dalam kegiatan Mataram Mandalika Fair nanti, pihaknya akan melibatkan para pelaku pariwisata, di antaranya perhotelan, biro jasa perjalanan, serta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
"Target kami, untuk UMKM kita siapkan sekitar 25-30 stan, sedangkan untuk hotel disesuaikan dengan jumlah hotel yang ikut berkontribusi," katanya.