'No Respect' - Ostapenko dan Townsend Ribut di US Open"
Sururi al faruq
Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:08 WIB
'No Respect' - Ostapenko dan Townsend Ribut di US Open
LANGIT7.ID-New York; Petenis Amerika Serikat Taylor Townsend mengatakan juara Prancis Terbuka sebelumnya, Jelena Ostapenko, menyebutnya "tidak berkelas" dan "tidak berpendidikan" dalam sebuah perdebatan sengit di US Open.
Ketegangan antara keduanya memanas setelah sebuah bola net yang menguntungkan Townsend dalam kemenangan babak kedua 7-5, 6-1 - dan Ostapenko, unggulan ke-25, menuduhnya tidak meminta maaf.
Keduanya melakukan jabat tangan singkat setelah Townsend meraih kemenangan, sebelum Ostapenko melontarkan komentar di net.
Kedua pemain terus menyampaikan pandangan mereka dalam perdebatan yang panas di kursi Ostapenko.
Ditanya apa yang terjadi di net, Townsend menjawab: "Dia bilang saya tidak berpendidikan, tidak berkelas, dan lihat apa yang terjadi jika kami bertemu di luar US Open. Saya bilang, saya siap, ayo saja."
Mikrofon di lapangan menangkap Townsend, 29 tahun, mengatakan kepada Ostapenko untuk "menerima kekalahan (take the L)".
Townsend, yang merupakan pemain nomor satu ganda dunia, kemudian memicu euforia penonton dengan merayakannya bersama mereka secara gegap gempita.
Ketegangan antara keduanya memanas setelah sebuah bola net yang menguntungkan Townsend dalam kemenangan babak kedua 7-5, 6-1 - dan Ostapenko, unggulan ke-25, menuduhnya tidak meminta maaf.
Keduanya melakukan jabat tangan singkat setelah Townsend meraih kemenangan, sebelum Ostapenko melontarkan komentar di net.
Kedua pemain terus menyampaikan pandangan mereka dalam perdebatan yang panas di kursi Ostapenko.
Ditanya apa yang terjadi di net, Townsend menjawab: "Dia bilang saya tidak berpendidikan, tidak berkelas, dan lihat apa yang terjadi jika kami bertemu di luar US Open. Saya bilang, saya siap, ayo saja."
Mikrofon di lapangan menangkap Townsend, 29 tahun, mengatakan kepada Ostapenko untuk "menerima kekalahan (take the L)".
Townsend, yang merupakan pemain nomor satu ganda dunia, kemudian memicu euforia penonton dengan merayakannya bersama mereka secara gegap gempita.