Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home sports detail berita

Ada Rafa Baru (Bukan Rafael Nadal) Spanyol Bikin Gempar di Barcelona Open: Ayo Rafa! Vamos Rafa!

sururi al faruq Sabtu, 18 April 2026 - 08:27 WIB
Ada Rafa Baru (Bukan Rafael Nadal) Spanyol Bikin Gempar di Barcelona Open: Ayo Rafa! Vamos Rafa!
LANGIT7.ID-Barcelona; Bagaimana cara menunjukkan dukungan untuk pemain tenis Spanyol bernama Rafael?
Kamu cukup berteriak, "Vamos, Rafa!"

Seruan khas perang itu terdengar sejak awal dan sering kali dari para penggemar di Barcelona Open pada hari Jumat saat "Rafa" duel melawan petenis senior Inggris Cameron Norrie. Hanya saja, "Rafa" yang dimaksud bukanlah Rafael Nadal, pria yang telah sukses mereka bantu memenangkan turnamen Barcelona Open sebanyak 12 kali. Melainkan Rafael Jodar, pemuda berusia 19 tahun dari Madrid nama depannya memang sama dengan Rafael Nadal, sang legend tennis asal Spanyol yang sampai pensiunnya sukses mengoleksi 22 grand slam.

Tentu wajar Rafael Jodar yang memang gen Spanyol berharap bisa mengikuti jejak seniornya itu. Itu jelas mimpi besar. Jodar sesungguhnya belum pernah bermain di turnamen profesional di negaranya sendiri sebelum pekan ini. Tapi dilihat dari permainan dan hasilnya musim semi ini, pecinta tenis Spanyol bisa berani bermimpi lagi untuk punya bintang tenis masa depan yang cemerlang: Rafael Jodar. Petenis berusia 19 tahun, tinggi 191cm juga akan menyusul ketenaran bintang muda Spanyol yang kini sedang bersinar: Carlos Alcaraz.

Kini, Rafael Jodar—yang ayah dan kakeknya juga bernama Rafael—mulai mencentang daftar yang biasa dilakukan oleh calon anggota Hall of Fame di masa remaja. Dia memenangkan gelar junior AS Terbuka 2024. Dia sudah menempati peringkat ke-51 dan siap naik lebih tinggi pada hari Senin. Dia punya satu gelar, dua pekan lalu di Marrakesh. Dan kini, seperti Nadal dan Carlos Alcaraz sebelumnya, dia telah mencapai semifinal Barcelona sebelum berusia 20 tahun. Fisiknya juga takkan menghalangi: Dengan tinggi 191 cm yang ramping, ia punya postur untuk melontarkan ace dengan kecepatan di atas 200 km/jam, serta rentang lengan yang membantunya bertahan dan di net.

Pada hari Jumat, Jodar mengalahkan mantan pemain Top 10, Cam Norrie, 6-3, 6-2 dalam 69 menit. Kedengarannya memang timpang, jika kamu tak tahu bahwa Jodar juga mengalahkan petenis Inggris itu dengan skor sama di lapangan keras Acapulco awal tahun ini. Dalam pertandingan ini, Jodar juga memberi kita beberapa contoh cepat dan jelas tentang potensi yang ia bawa ke lapangan, sebagai pemukul bola sekaligus petarung.

Jodar memiliki kombinasi servis-forehand yang kini jadi syarat mutlak bagi setiap pesaing ATP. Pada servisnya, ia punya pukulan keras datar dan tendangan tinggi. Pada forehand-nya, ia memukul dengan perpaduan berat antara kecepatan dan putaran atas yang dibandingkan oleh seorang komentator dengan gaya Arthur Fils. Namun pukulan backhand dua tangan Jodar-lah yang paling menonjol. Saat punya kesempatan untuk membidik, ia melesatkan pukulan itu dengan kedalaman dan kecepatan seperti peluru ke kedua sudut lapangan. Meski Jodar berasal dari tanah kelahiran Alcaraz, backhand-nya mungkin lebih dekat dengan gaya Jannik Sinner.

Seperti yang dirasakan Norrie hari ini, bahkan ketika Jodar mengirim bola ke tengah lapangan, bola itu tetap sulit dihandle. Beberapa kali, Norrie dibuat terkejut oleh backhand Jodar. Apa yang tampak seperti bola rally biasa ternyata datang lebih cepat dari perkiraan Norrie; lengah, akhirnya ia melambungkan bola jauh keluar.

Tentu saja, memukul keras bukanlah segalanya bagi seorang anak ajaib. Kemampuan menerjemahkannya menjadi kemenangan adalah keterampilan tersendiri. Jodar sepertinya mulai menguasainya di level profesional—ini adalah kemenangan kedelapannya beruntun. Dan ada beberapa momen ketika insting pemenangnya muncul ke permukaan.

Pertama terjadi saat kedudukan 2-2 di set kedua. Jodar berjarak satu poin dari memimpin satu set dan satu break, tetapi Norrie tak mau memberinya jalan. Dua kali Jodar mencapai break point, dua kali ia gagal. Pada kesempatan ketiga, Norrie sepertinya kembali menggagalkan dengan drop shot yang bagus. Tapi Jodar berhasil membalikkan arah di tengah langkah, menggunakan rentang lengannya untuk menyentuhkan raket ke bola, lalu memanfaatkan tangan terampilnya untuk mengarahkan bola ke lapangan terbuka demi winner dan break. Apa yang semula terlihat seperti momen sang anak muda mungkin akan jatuh, justru berubah menjadi sebaliknya.

"Saya rasa saya menangani momen-momen penting dan momen tekanan dalam pertandingan ini dengan sangat baik," kata Jodar. "Saya pikir saya memainkan poin-poin spesifik itu dengan sangat baik."

Jodar mengaku masih melayang di atas kepercayaan diri yang ia bangun di Marrakesh, dan itu terlihat saat ia melaju di akhir pertandingan. Pada kedudukan 4-2, dengan peluang untuk break kedua, ia melihat lapangan terbuka dan tak membuang waktu mengarahkan backhand untuk winner lainnya. Jika Anda menunggu, seperti saya, munculnya sedikit kegugupan di akhir laga, Anda menunggu sia-sia.

Dengan pencapaian ini, Jodar telah menempatkan dirinya di pucuk pimpinan kelas baru para calon bintang ATP yang muncul musim semi ini. Itu termasuk senegaranya Martin Landaluce, Alexander Blockx dari Belgia, dan nantinya pemain Prancis berusia 17 tahun Moise Kouame. Generasi pasca-Sincaraz, sepertinya, telah tiba.

Pada hari Sabtu, Jodar akan menghadapi ujian terberatnya, dari anggota generasi yang sama, Arthur Fils, petenis Perancis yang juga sangat garang.

"Saya sangat senang dengan penampilan saya hari ini," kata Jodar, "tapi saya tahu saya harus terus berjuang."

Rafa yang baru, sama seperti Rafa yang lama, terdengar siap untuk "Vamos."(*/saf/tennis)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)