DR Anwar Abbas: Mari Kasih Kesempatan Purbaya Untuk Buktikan Kata Katanya
Tim langit 7
Rabu, 10 September 2025 - 08:28 WIB
DR Anwar Abbas: Mari Kasih Kesempatan Purbaya Untuk Buktikan Kata Katanya
Ketua PP Muhammadiyah Dr KH Anwar Abbas melihat kehadiran Purbaya, sebagai Menteri Keuangan banyak disorot oleh media asing dan media dalam negeri.
Di dalam negeri, menurutnya, Purbaya banyak dikritik bukan karena faktor pemikiran ekonomi yang disampaikannya tapi oleh letupan-letupan perkataannya yang banyak menyinggung hati rakyat terutama ketika menanggapi tuntutan rakyat 17+8.
Padahal di samping itu, imbuh dia, bisa dilihat Purbaya juga punya hal-hal yang patut dibanggakan seperti tekadnya yang cukup kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan agar tercipta keadilan sosial.
Oleh karena itu, menurut Wakil Ketua MUI ini, mengingat masalah ekonomi nasional saat ini banyak mendapat tekanan dari perkembangan geo politik dan ekonomi global maka banyak hal yang harus diurus oleh Purbaya seperti bagaimana dia bisa menguasai makro ekonomi dan kebijakan fiskal serta mampu melakukan reformasi perpajakan sehingga tidak ada orang di negeri ini tetutama dari kelompok usaha besar dan menengah yang bisa menghindari pajak agar pendapatan negara bisa meningkat secara signifikan.
"Untuk itu sebaiknya warga masyarakat dapat menahan diri dan memberi kesempatan kepada yang bersangkutan untuk membuktikan ucapannya karena katanya dia tahu cara mendorong pertumbuhan ekonomi nasional untuk tumbuh 8 persen seperti yang diharapkan presiden Prabowo," ujar Abbas dalam pernyataannya kepada Langit7.id, rabu(10/9/2025).
Baca juga:Belum Genap 1 Hari Menjabat, Desakan Agar Purbaya Dicopot dari Jabatan Menkeu Sudah Menggema
Abbas menyatakan, Purbaya sangat yakin hal itu bisa diwujudkan secara bertahap karena di masa SBY ekonomi bisa tumbuh 6 persen melalui mesin ekonomi yang lebih banyak didorong oleh sektor swasta dan pada masa Jokowi ekonomi tumbuh 5 persen karena lebih banyak didorong oleh sektor pemerintah.
Di dalam negeri, menurutnya, Purbaya banyak dikritik bukan karena faktor pemikiran ekonomi yang disampaikannya tapi oleh letupan-letupan perkataannya yang banyak menyinggung hati rakyat terutama ketika menanggapi tuntutan rakyat 17+8.
Padahal di samping itu, imbuh dia, bisa dilihat Purbaya juga punya hal-hal yang patut dibanggakan seperti tekadnya yang cukup kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan agar tercipta keadilan sosial.
Oleh karena itu, menurut Wakil Ketua MUI ini, mengingat masalah ekonomi nasional saat ini banyak mendapat tekanan dari perkembangan geo politik dan ekonomi global maka banyak hal yang harus diurus oleh Purbaya seperti bagaimana dia bisa menguasai makro ekonomi dan kebijakan fiskal serta mampu melakukan reformasi perpajakan sehingga tidak ada orang di negeri ini tetutama dari kelompok usaha besar dan menengah yang bisa menghindari pajak agar pendapatan negara bisa meningkat secara signifikan.
"Untuk itu sebaiknya warga masyarakat dapat menahan diri dan memberi kesempatan kepada yang bersangkutan untuk membuktikan ucapannya karena katanya dia tahu cara mendorong pertumbuhan ekonomi nasional untuk tumbuh 8 persen seperti yang diharapkan presiden Prabowo," ujar Abbas dalam pernyataannya kepada Langit7.id, rabu(10/9/2025).
Baca juga:Belum Genap 1 Hari Menjabat, Desakan Agar Purbaya Dicopot dari Jabatan Menkeu Sudah Menggema
Abbas menyatakan, Purbaya sangat yakin hal itu bisa diwujudkan secara bertahap karena di masa SBY ekonomi bisa tumbuh 6 persen melalui mesin ekonomi yang lebih banyak didorong oleh sektor swasta dan pada masa Jokowi ekonomi tumbuh 5 persen karena lebih banyak didorong oleh sektor pemerintah.