home global news

Aksi Demo Block Everything Melanda Prancis, Ratusan Orang Ditangkap

Kamis, 11 September 2025 - 19:23 WIB
sumber: sebastian salom-gomis/AFP)
Aksi demo yang dinamai "Block Everything" dilakukan secara masif di Prancis. Para pengunjuk rasa memblokir jalan raya, membakar barikade, dan bentrok secara sporadis dengan polisi pada Rabu (10/9). Aksi ini sebagai bentuk kemarahan terhadap Presiden Emmanuel Macron, elite politik, dan rencana pemotongan anggaran.

Pihak berwenang mengerahkan lebih dari 80.000 personel keamanan di seluruh negeri, menyingkirkan penghalang dan menyemprotkan selang air ke arah demonstran sementara ketegangan meningkat di beberapa tempat.

Di Paris, polisi anti huru hara secara berkala menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa dan hampir 200 orang ditahan di ibu kota.

Gerakan "Block Everything", sebuah ekspresi ketidakpuasan yang meluas di media sosial—muncul secara daring pada bulan Mei di kalangan kelompok sayap kanan, tetapi sejak itu telah diadopsi oleh kelompok kiri dan sayap kiri ekstrem.

Kerusuhan ini memperparah gejolak politik di hari ketika Sebastien Lecornu yang konservatif dilantik sebagai perdana menteri baru Presiden Emmanuel Macron, setelah pendahulunya digulingkan oleh parlemen karena rencananya yang tidak populer untuk pemotongan anggaran yang tajam.

Baca juga:Presiden Emmanuel Macron Pastikan Segera Tunjuk Perdana Menteri Baru

"Ini masalah yang sama; masalahnya sama saja, Macron-lah yang bermasalah, bukan para menteri," kata Fred, seorang pengurus serikat pekerja CGT di perusahaan transportasi umum Paris, RATP. "Dia harus mundur." Mengutip Reuters, Kamis (11/9/2025).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya