Menag Nasaruddin Umar: Ulama dan Habaib Adalah Pilar Persatuan, Kekuatan Bangsa Tidak Boleh Runtuh
Tim langit 7
Senin, 22 September 2025 - 09:58 WIB
Menag Nasaruddin Umar: Ulama dan Habaib Adalah Pilar Persatuan, Kekuatan Bangsa Tidak Boleh Runtuh
LANGIT7.ID-Jakarta;Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan akan pentingnya peran ulama dan habaib sebagai salah satu pilar utama dalam memelihara persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Melansir situs Kemenag, hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Habib Ali bin Ja'far Assegaf (An-Nassabah) yang diselenggarakan oleh Pengurus Rabithah Alawiyah di Jakarta, Minggu (21/9)
Mengawali sambutannya, Menag menyampaikan rasa syukurnya terhadap persatuan bangsa Indonesia yang tetap terjaga hingga saat ini. “Sebagai bangsa besar yang plural, kita bersyukur bahwa kita mampu menjaga kerukunan dan kesatuan bangsa Indonesia hingga saat ini,” ucapnya, dikutip Senin (22/9/2025).
Ia mengingatkan pentingnya peran para ulama dan habaib untuk terus mengajak umat menjaga kerukunan dan persatuan. Ia menilai acara Maulid Nabi dan haul ini memiliki makna mendalam, yang mana sejalan dengan harapan umat dan warga bangsa untuk kebaikan bersama.
“Salah satunya adalah peran para ulama dan habaib sebagai pilar penting dalam menjaga persatuan bangsa ini,” tegas Menag.
Menurutnya, persatuan adalah kunci utama kemajuan suatu bangsa. "Jika rakyatnya bersatu, maka bangsa ini akan menjadi besar. Lalu sebaliknya, jika terpecah belah, maka bangsa ini akan menjadi lemah,” ujar Menag.
Lebih lanjut, ia menegaskan dukungannya terhadap acara ini dengan harapan dapat membawa banyak keberkahan bagi bangsa. “Semoga acara ini dapat membawa banyak keberkahan untuk kita, keluarga besar kita, dan tentunya bangsa ini,” tutur Menag.
Melansir situs Kemenag, hal tersebut ia sampaikan saat menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Habib Ali bin Ja'far Assegaf (An-Nassabah) yang diselenggarakan oleh Pengurus Rabithah Alawiyah di Jakarta, Minggu (21/9)
Mengawali sambutannya, Menag menyampaikan rasa syukurnya terhadap persatuan bangsa Indonesia yang tetap terjaga hingga saat ini. “Sebagai bangsa besar yang plural, kita bersyukur bahwa kita mampu menjaga kerukunan dan kesatuan bangsa Indonesia hingga saat ini,” ucapnya, dikutip Senin (22/9/2025).
Ia mengingatkan pentingnya peran para ulama dan habaib untuk terus mengajak umat menjaga kerukunan dan persatuan. Ia menilai acara Maulid Nabi dan haul ini memiliki makna mendalam, yang mana sejalan dengan harapan umat dan warga bangsa untuk kebaikan bersama.
“Salah satunya adalah peran para ulama dan habaib sebagai pilar penting dalam menjaga persatuan bangsa ini,” tegas Menag.
Menurutnya, persatuan adalah kunci utama kemajuan suatu bangsa. "Jika rakyatnya bersatu, maka bangsa ini akan menjadi besar. Lalu sebaliknya, jika terpecah belah, maka bangsa ini akan menjadi lemah,” ujar Menag.
Lebih lanjut, ia menegaskan dukungannya terhadap acara ini dengan harapan dapat membawa banyak keberkahan bagi bangsa. “Semoga acara ini dapat membawa banyak keberkahan untuk kita, keluarga besar kita, dan tentunya bangsa ini,” tutur Menag.