Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kolaborasi dengan Kemendikdasmen Gelar Sosialisasi TKA di Bogor
Lusi mahgriefie
Senin, 22 September 2025 - 19:28 WIB
Foto: kemendikdasmen.go.id
Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA), untuk mendukung kebijakan pemerintah mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menegaskan pentingnya Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen objektif untuk mengukur potensi dan kompetensi siswa.
"Tes ini bukan sekadar ujian, tetapi sarana untuk mengukur kemampuan siswa secara objektif. Dengan TKA, kita bisa mengetahui sejauh mana keterampilan dan pemahaman siswa, sekaligus memetakan bakat serta potensi masa depan mereka," ujar Gogot saat membuka kegiatan sosialisasi TKA yang digelar di SMA Muhammadiyah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat di hadapan sekira 700 pelajar yang mengikuti sosialisasi, dikutip Senin (22/9).
Ia menambahkan, TKA akan membantu siswa mengasah kemampuan sekaligus menyiapkan diri bersaing secara global. "Kita perlu ukuran yang setara dengan standar dunia. Apakah kemampuan Matematika, Biologi, atau Kimia siswa Indonesia bisa bersaing dengan siswa dari negara lain? Untuk menjawabnya, kita butuh TKA," tuturnya.
TKA hadir untuk menyatukan standar penilaian pendidikan di Indonesia pasca ditiadakannya Ujian Nasional. Selama ini standar penilaian sangat beragam antar sekolah. TKA hadir sebagai instrumen penilaian yang obyektif, sehingga hasilnya dapat diakui secara nasional.
Baca juga:Hasil TKA Jadi Syarat Wajib Mendaftar Seleksi Masuk PTN Jalur Prestasi
Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen, Anang Ristanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya memberikan sosialisasi, tetapi juga simulasi langsung TKA.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menegaskan pentingnya Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen objektif untuk mengukur potensi dan kompetensi siswa.
"Tes ini bukan sekadar ujian, tetapi sarana untuk mengukur kemampuan siswa secara objektif. Dengan TKA, kita bisa mengetahui sejauh mana keterampilan dan pemahaman siswa, sekaligus memetakan bakat serta potensi masa depan mereka," ujar Gogot saat membuka kegiatan sosialisasi TKA yang digelar di SMA Muhammadiyah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat di hadapan sekira 700 pelajar yang mengikuti sosialisasi, dikutip Senin (22/9).
Ia menambahkan, TKA akan membantu siswa mengasah kemampuan sekaligus menyiapkan diri bersaing secara global. "Kita perlu ukuran yang setara dengan standar dunia. Apakah kemampuan Matematika, Biologi, atau Kimia siswa Indonesia bisa bersaing dengan siswa dari negara lain? Untuk menjawabnya, kita butuh TKA," tuturnya.
TKA hadir untuk menyatukan standar penilaian pendidikan di Indonesia pasca ditiadakannya Ujian Nasional. Selama ini standar penilaian sangat beragam antar sekolah. TKA hadir sebagai instrumen penilaian yang obyektif, sehingga hasilnya dapat diakui secara nasional.
Baca juga:Hasil TKA Jadi Syarat Wajib Mendaftar Seleksi Masuk PTN Jalur Prestasi
Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen, Anang Ristanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya memberikan sosialisasi, tetapi juga simulasi langsung TKA.