LANGIT7.ID-, Bogor -
Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) berkolaborasi dengan
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi
Tes Kemampuan Akademik (TKA), untuk mendukung kebijakan pemerintah mewujudkan
Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, menegaskan pentingnya
Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen objektif untuk mengukur potensi dan kompetensi siswa.
"Tes ini bukan sekadar ujian, tetapi sarana untuk mengukur kemampuan siswa secara objektif. Dengan TKA, kita bisa mengetahui sejauh mana keterampilan dan pemahaman siswa, sekaligus memetakan bakat serta potensi masa depan mereka," ujar Gogot saat membuka kegiatan sosialisasi TKA yang digelar di SMA Muhammadiyah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat di hadapan sekira 700 pelajar yang mengikuti sosialisasi, dikutip Senin (22/9).
Ia menambahkan, TKA akan membantu siswa mengasah kemampuan sekaligus menyiapkan diri bersaing secara global. "Kita perlu ukuran yang setara dengan standar dunia. Apakah kemampuan Matematika, Biologi, atau Kimia siswa Indonesia bisa bersaing dengan siswa dari negara lain? Untuk menjawabnya, kita butuh TKA," tuturnya.
TKA hadir untuk menyatukan standar penilaian pendidikan di Indonesia pasca ditiadakannya Ujian Nasional. Selama ini standar penilaian sangat beragam antar sekolah. TKA hadir sebagai instrumen penilaian yang obyektif, sehingga hasilnya dapat diakui secara nasional.
Baca juga: Hasil TKA Jadi Syarat Wajib Mendaftar Seleksi Masuk PTN Jalur PrestasiPada kesempatan yang sama, Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikdasmen, Anang Ristanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya memberikan sosialisasi, tetapi juga simulasi langsung TKA.
"Dengan simulasi, siswa dapat lebih siap dan percaya diri saat menghadapi TKA. Kami mengajak seluruh pelajar kelas XII yang belum mendaftar agar segera melakukan pendaftaran melalui laman resmi https://tka.kemendikdasmen.go.id/," pesan Anang.
Mewakili Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Riandy Prawita selaku ketua umum, menyampaikan bahwa TKA memberikan manfaat besar bagi siswa.
"TKA bukan kewajiban, karena hasilnya dapat dibutuhkan murid untuk digunakan dalam berbagai kepentingan, termasuk untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kami mengajak seluruh pelajar Indonesia untuk tidak ragu mengikuti TKA," kata Riandy.
Baca juga: Kemendikdasmen: Arah Kebijakan Tes Kemampuan Akademik untuk Peningkatan Mutu Pendidikan(lsi)