Drummer Band Metal dan Pembawa Acara TV, Sanae Takaichi Yang Jadi Perdana Menteri Jepang
Tim langit 7
Selasa, 07 Oktober 2025 - 09:11 WIB
Drummer Band Metal dan Pembawa Acara TV, Sanae Takaichi Yang Jadi Perdana Menteri Jepang
LANGIT7.ID-Jepang; Banyak yang penasaran: siapa Sanae Takaichi, wanita bertangan besi itu bisa jadi Perdana Menteri Jepang. Kemunculan Sanae ini memang super menarik sekaligus inspiring di dunia politik. Seperti apa Sanae Takaichi? Langit7.id mencoba menurunkan tulisan ini dari berbagai sumber.
Kisahnya, baru setelah dua kali upaya gagal, pada hari Sabtu, Sanae Takaichi akhirnya mewujudkan ambisinya yang telah lama dipegang.
Pada usia 64 tahun, ia terpilih menjadi pemimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-70. Hal ini membawanya pada jalur untuk menjadi perdana menteri perempuan pertama di Jepang.
Mantan menteri pemerintah dan pembawa acara TV ini, yang pernah menjadi drummer di band heavy metal, kini akan menghadapi tantangan untuk memimpin tidak hanya sebuah partai yang berjuang merebut kembali kepercayaan pemilih setelah sejumlah skandal dan pertarungan dengan sayap kanan jauh, tetapi juga sebuah negara yang menghadapi masalah rendahnya angka kelahiran dan meningkatnya ketegangan geopolitik.
Baca juga: Sanae Takaichi Akan Menjadi Perdana Menteri Perempuan Pertama Jepang
Lahir di Prefektur Nara pada tahun 1961, ayah Takaichi adalah seorang pekerja kantoran dan ibunya adalah seorang polisi. Politik adalah dunia yang jauh dari masa pertumbuhannya.
Dulu seorang drummer heavy metal yang bersemangat, ia terkenal karena membawa banyak stik drum karena sering mematahkannya saat bermain drum dengan intens. Ia juga seorang penyelam scuba dan penggemar mobil—Toyota Supra kesayangannya kini dipajang di sebuah museum di Nara.
Kisahnya, baru setelah dua kali upaya gagal, pada hari Sabtu, Sanae Takaichi akhirnya mewujudkan ambisinya yang telah lama dipegang.
Pada usia 64 tahun, ia terpilih menjadi pemimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) yang berkuasa di Jepang, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-70. Hal ini membawanya pada jalur untuk menjadi perdana menteri perempuan pertama di Jepang.
Mantan menteri pemerintah dan pembawa acara TV ini, yang pernah menjadi drummer di band heavy metal, kini akan menghadapi tantangan untuk memimpin tidak hanya sebuah partai yang berjuang merebut kembali kepercayaan pemilih setelah sejumlah skandal dan pertarungan dengan sayap kanan jauh, tetapi juga sebuah negara yang menghadapi masalah rendahnya angka kelahiran dan meningkatnya ketegangan geopolitik.
Baca juga: Sanae Takaichi Akan Menjadi Perdana Menteri Perempuan Pertama Jepang
Lahir di Prefektur Nara pada tahun 1961, ayah Takaichi adalah seorang pekerja kantoran dan ibunya adalah seorang polisi. Politik adalah dunia yang jauh dari masa pertumbuhannya.
Dulu seorang drummer heavy metal yang bersemangat, ia terkenal karena membawa banyak stik drum karena sering mematahkannya saat bermain drum dengan intens. Ia juga seorang penyelam scuba dan penggemar mobil—Toyota Supra kesayangannya kini dipajang di sebuah museum di Nara.