Revitalisasi SLB di Bengkulu Libatkan Kejaksaan Tinggi Demi Mempercepat Program Berjalan
Lusi mahgriefie
Rabu, 08 Oktober 2025 - 07:22 WIB
sumber: vokasi kemendikdasmen
Pemerintah terus mendorong partisipasi semesta untuk menjamin akuntabilitas dan percepatan program Revitalisasi Satuan Pendidikan dengan melibatkan semua pihak, termasuk kejaksaan tinggi. Salah satunya adalah revitalisasi sekolah luar biasa (SLB) di Provinsi Bengkulu yang saat ini sudah mencapai 50 persen.
"Dukungan dan peran serta aktif seluruh pihak terkait sebagai bentuk partisipasi semesta yang selama ini dicanangkan oleh Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi penting dalam menjalankan program revitalisasi ini secara baik," kata Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus, Saryadi, saat memberikan arahan pada kegiatan Supervisi Program Prioritas Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk SMA, SMK, dan SLB di Bengkulu, dikutip Rabu (8/10/2025).
Dalam acara yang dihadiri secara daring tersebut, Saryadi menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini dilakukan swakelola dengan pelibatan masyarakat sehingga nilai bantuan lebih bermanfaat oleh daerah.
Baca juga: Kawal Terus Program Revitalisasi Sekolah, Segera Laporkan Dugaan Kecurangan di Layanan Pengaduan Berikut Ini
"Keterlibatan masyarakat dalam pembangunan dapat berdampak pada peningkatan mutu layanan pendidikan, rasa memiliki, dan tanggung jawab terhadap pemeliharaan sekolah, hingga terciptanya penguatan karakter sosial siswa dan masyarakat," tambah Saryadi.
Tahun ini, program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Bengkulu menyasar tujuh SLB dengan total anggaran Rp6.925.699.000,00. Selain SLB, 19 SMA juga mendapatkan program revitalisasi dengan total nilai Rp21.678.450.000,00 dan SMK sebanyak 18 sekolah dengan anggaran Rp35.566.775.000,00.
Saryadi berharap, dengan melibatkan banyak pihak, seperti perguruan tinggi hingga Kejati, diharap dapat meningkatkan akuntabilitas. Selain itu, langkah ini juga bisa mempercepat pelaksanaan program. Hal ini mengingat, seluruh program revitalisasi ini diharapkan rampung pada Desember mendatang.
"Dukungan dan peran serta aktif seluruh pihak terkait sebagai bentuk partisipasi semesta yang selama ini dicanangkan oleh Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi penting dalam menjalankan program revitalisasi ini secara baik," kata Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus, Saryadi, saat memberikan arahan pada kegiatan Supervisi Program Prioritas Revitalisasi Satuan Pendidikan untuk SMA, SMK, dan SLB di Bengkulu, dikutip Rabu (8/10/2025).
Dalam acara yang dihadiri secara daring tersebut, Saryadi menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini dilakukan swakelola dengan pelibatan masyarakat sehingga nilai bantuan lebih bermanfaat oleh daerah.
Baca juga: Kawal Terus Program Revitalisasi Sekolah, Segera Laporkan Dugaan Kecurangan di Layanan Pengaduan Berikut Ini
"Keterlibatan masyarakat dalam pembangunan dapat berdampak pada peningkatan mutu layanan pendidikan, rasa memiliki, dan tanggung jawab terhadap pemeliharaan sekolah, hingga terciptanya penguatan karakter sosial siswa dan masyarakat," tambah Saryadi.
Tahun ini, program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Bengkulu menyasar tujuh SLB dengan total anggaran Rp6.925.699.000,00. Selain SLB, 19 SMA juga mendapatkan program revitalisasi dengan total nilai Rp21.678.450.000,00 dan SMK sebanyak 18 sekolah dengan anggaran Rp35.566.775.000,00.
Saryadi berharap, dengan melibatkan banyak pihak, seperti perguruan tinggi hingga Kejati, diharap dapat meningkatkan akuntabilitas. Selain itu, langkah ini juga bisa mempercepat pelaksanaan program. Hal ini mengingat, seluruh program revitalisasi ini diharapkan rampung pada Desember mendatang.