Jay Idzes: Indonesia Semakin Matang, Lolos ke Piala Dunia Bukan Sekadar Mimpi
Nabil
Rabu, 08 Oktober 2025 - 09:15 WIB
Jay Idzes: Indonesia Semakin Matang, Lolos ke Piala Dunia Bukan Sekadar Mimpi
LANGIT7.ID–Jakarta; Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menegaskan bahwa perjuangan menuju Piala Dunia 2026 bukanlah hal mustahil. Pemain belakang yang kini membela Sassuolo itu menyebut skuad Garuda sudah berkembang pesat dan lebih kompak dibanding tahun sebelumnya.
Dalam konferensi pers jelang laga kontra Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sport City, Selasa (7/10), Idzes menilai tantangan di putaran keempat ini sangat berat, tetapi realistis untuk dijalani. “Kami tahu ini tidak akan mudah. Bukannya mustahil, tetapi tidak mudah. Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang hebat antara dua tim hebat. Tim-tim hebat, jadi kami menantikannya,” ujar bek kelahiran Belanda itu, dikutip Rabu (8/10/2025).
Tim asuhan Patrick Kluivert akan melakoni dua partai penting di Jeddah. Pertama menghadapi Arab Saudi pada Kamis (9/10/2025) pukul 00.15 WIB, lalu tiga hari berselang berjumpa Irak di tempat yang sama. Kluivert bahkan menyebut kedua laga itu sebagai “dua final,” karena hasilnya akan sangat menentukan posisi Indonesia di klasemen.
Sistem kualifikasi kali ini membuat persaingan makin sengit. Enam tim dari dua grup besar hanya memperebutkan dua tiket otomatis ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dua tim teratas berhak langsung lolos, sementara peringkat kedua harus melalui babak kelima, dan sisanya tersingkir.
Bagi Idzes, atmosfer di Jeddah bukan hal baru. Ia masih mengingat betul bagaimana Indonesia menahan imbang Arab Saudi 1-1 di stadion yang sama tahun lalu. Pengalaman itu menjadi bekal berharga, apalagi kini ia merasa chemistry tim jauh lebih kuat. “Kami sudah bersama sedikit lebih lama. Kami tahu lebih baik bagaimana semua orang bermain dan sistem yang ingin kami mainkan,” katanya.
Idzes menilai perjalanan kali ini bukan sekadar soal peluang matematis, tetapi juga kematangan mental tim. Ia melihat skuad Garuda semakin percaya diri menghadapi lawan-lawan besar di Asia. “Sekarang kami sedikit lebih dekat daripada tahun lalu, dan kami tahu, tetapi itu tidak mengubah tujuan kami. Jadi, ya, tidak banyak perbedaan, hanya saja sekarang kami sedikit lebih dekat dan kami sudah bermain bersama lebih lama," ujar dia.
Dalam konferensi pers jelang laga kontra Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sport City, Selasa (7/10), Idzes menilai tantangan di putaran keempat ini sangat berat, tetapi realistis untuk dijalani. “Kami tahu ini tidak akan mudah. Bukannya mustahil, tetapi tidak mudah. Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang hebat antara dua tim hebat. Tim-tim hebat, jadi kami menantikannya,” ujar bek kelahiran Belanda itu, dikutip Rabu (8/10/2025).
Tim asuhan Patrick Kluivert akan melakoni dua partai penting di Jeddah. Pertama menghadapi Arab Saudi pada Kamis (9/10/2025) pukul 00.15 WIB, lalu tiga hari berselang berjumpa Irak di tempat yang sama. Kluivert bahkan menyebut kedua laga itu sebagai “dua final,” karena hasilnya akan sangat menentukan posisi Indonesia di klasemen.
Sistem kualifikasi kali ini membuat persaingan makin sengit. Enam tim dari dua grup besar hanya memperebutkan dua tiket otomatis ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dua tim teratas berhak langsung lolos, sementara peringkat kedua harus melalui babak kelima, dan sisanya tersingkir.
Bagi Idzes, atmosfer di Jeddah bukan hal baru. Ia masih mengingat betul bagaimana Indonesia menahan imbang Arab Saudi 1-1 di stadion yang sama tahun lalu. Pengalaman itu menjadi bekal berharga, apalagi kini ia merasa chemistry tim jauh lebih kuat. “Kami sudah bersama sedikit lebih lama. Kami tahu lebih baik bagaimana semua orang bermain dan sistem yang ingin kami mainkan,” katanya.
Idzes menilai perjalanan kali ini bukan sekadar soal peluang matematis, tetapi juga kematangan mental tim. Ia melihat skuad Garuda semakin percaya diri menghadapi lawan-lawan besar di Asia. “Sekarang kami sedikit lebih dekat daripada tahun lalu, dan kami tahu, tetapi itu tidak mengubah tujuan kami. Jadi, ya, tidak banyak perbedaan, hanya saja sekarang kami sedikit lebih dekat dan kami sudah bermain bersama lebih lama," ujar dia.
(lam)