Jakarta Mantapkan Langkah Menuju Kota Global dan Pusat Perekonomian Nasional
Tim langit 7
Kamis, 09 Oktober 2025 - 10:36 WIB
Jakarta Mantapkan Langkah Menuju Kota Global dan Pusat Perekonomian Nasional
LANGIT7.ID–Jakarta; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk menjadikan Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global yang berdaya saing tinggi. Hal itu disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) Inspektorat Daerah Tahun 2025, di salah satu hotel di Jakarta Barat, Kamis (9/10).
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik sebagai fondasi utama transformasi Jakarta menuju kota global. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik, tetapi juga oleh integritas, transparansi, dan profesionalitas aparat pemerintah.
“Inspektorat Daerah sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai strategic partner dan trusted advisorbagi Kepala Daerah dalam memastikan program prioritas berjalan sesuai prinsip good governance serta mendukung kemandirian fiskal daerah. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui pelaksanaan probity audit terhadap proyek strategis daerah, serta pengembangan berbagai alternatif creative financing guna memperkuat pembangunan daerah,” terang Gubernur Pramono dalam keterangannya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengawas menjadi kunci untuk memperkuat akuntabilitas sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi. Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam menjalankan program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, Penuntasan Tuberkulosis, Pembangunan Rumah Sakit Berkualitas, Lumbung Pangan Nasional, dan Pengawalan Pertumbuhan Ekonomi.
“Oleh karena itu, sebagai kepala daerah, kita memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan setiap kebijakan, anggaran, dan pelayanan publik yang dijalankan dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas,” urainya.
Gubernur Pramono juga menegaskan pentingnya peran independen APIP Daerah. Ia berharap inspektorat dapat bekerja berdasarkan prinsip bebas dari pengaruh kepentingan pihak lain dan memiliki akses pelaporan langsung kepada kepala daerah. Dengan demikian, setiap pengawasan dapat dilakukan secara objektif, sekaligus memberikan insight yang kuat dalam pengambilan keputusan publik.
“Semoga melalui forum ini, komitmen kita dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas, transparan, profesional, dan berorientasi hasil semakin kokoh, serta menjadikan APIP sebagai mitra strategis yang memperkuat fondasi pemerintah daerah di seluruh Indonesia,” pungkas Gubernur Pramono.
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik sebagai fondasi utama transformasi Jakarta menuju kota global. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik, tetapi juga oleh integritas, transparansi, dan profesionalitas aparat pemerintah.
“Inspektorat Daerah sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai strategic partner dan trusted advisorbagi Kepala Daerah dalam memastikan program prioritas berjalan sesuai prinsip good governance serta mendukung kemandirian fiskal daerah. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui pelaksanaan probity audit terhadap proyek strategis daerah, serta pengembangan berbagai alternatif creative financing guna memperkuat pembangunan daerah,” terang Gubernur Pramono dalam keterangannya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengawas menjadi kunci untuk memperkuat akuntabilitas sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi. Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam menjalankan program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, Penuntasan Tuberkulosis, Pembangunan Rumah Sakit Berkualitas, Lumbung Pangan Nasional, dan Pengawalan Pertumbuhan Ekonomi.
“Oleh karena itu, sebagai kepala daerah, kita memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan setiap kebijakan, anggaran, dan pelayanan publik yang dijalankan dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas,” urainya.
Gubernur Pramono juga menegaskan pentingnya peran independen APIP Daerah. Ia berharap inspektorat dapat bekerja berdasarkan prinsip bebas dari pengaruh kepentingan pihak lain dan memiliki akses pelaporan langsung kepada kepala daerah. Dengan demikian, setiap pengawasan dapat dilakukan secara objektif, sekaligus memberikan insight yang kuat dalam pengambilan keputusan publik.
“Semoga melalui forum ini, komitmen kita dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berintegritas, transparan, profesional, dan berorientasi hasil semakin kokoh, serta menjadikan APIP sebagai mitra strategis yang memperkuat fondasi pemerintah daerah di seluruh Indonesia,” pungkas Gubernur Pramono.