home wisata halal

GP Mandalika Pintu Pemulihan Industri Pariwisata Indonesia

Jum'at, 08 Oktober 2021 - 14:05 WIB
Salah satu tikungan tajam di Sirkuit Katalunya, Barcelona, Spanyol. Foto: Langit7.id/iStock
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai ajang balapan bergengsi internasional MotoGP yang akan digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 20 Maret 2022, dapat menjadi pintu pembuka bagi pemulihan sektor pariwisata Indonesia.

"Kalau kita bicara konteks pariwisata Indonesia, ini sebetulnya merupakan salah satu pintu pembuka untuk pemulihan sektor pariwisata nasional yang sangat signifikan," ujar Eko saat dihubungi Antara di Jakarta, Kamis (7/10/2021).

Baca Juga:Sambut World Superbike, Pelaku Pariwisata Gelar Mataram Mandalika Fair

Ekonom itu menilai kemungkinan vaksinasi di Indonesia sudah jauh lebih baik ketika ajang MotoGP di Mandalika tersebut digelar pada Maret 2022. Eko juga melihat bahwa penggemar seri balapan MotoGP sangat banyak jumlahnya, terutama di Indonesia.

Hal tersebut, kata dia, dapat menjadi faktor kunci, selain Indonesia dipandang memiliki sirkuit internasional yang representatif untuk ajang prestisius sekelas MotoGP. "Saya rasa ini peluang bagus, pertama kondisi COVID-19 di Tanah Air semakin terkendali. Jika tidak ada lonjakan kasus lagi ke depannya, maka event MotoGP di Mandalika ini akan menjadi pengungkit penting bagi sektor pariwisata nasional," kata Eko.

Sebelumnya, MotoGP pada Kamis (7/10/2021) merilis kalender provisional musim balapan 2022. Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, bakal menjadi tuan rumah balapan seri kedua pada 20 Maret setelah seri pembuka di Qatar pada 6 Maret.

Baca Juga:Ribuan Santri Bakal Dapat Tiket Gratis Nonton MotoGP Junior IATC di Sirkuit Mandalika
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
mandalika motogp sirkuit mandalika industri pariwisata motogp indonesia 2022
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya