NHM Peduli Beri Bantuan Kaki Palsu dan Kursi Roda Kepada Penyandang Disabilitas di Maluku Utara
Tim langit 7
Selasa, 11 November 2025 - 09:20 WIB
NHM Peduli Beri Bantuan Kaki Palsu dan Kursi Roda Kepada Penyandang Disabilitas di Maluku Utara
LANGIT7.ID-Halmahera Utara; Dua penyandang disabilitas di Maluku Utara, Syarifuddin dan Isai Lamala terlihat bahagia ketika mendapatkan bantuan kaki palsu dan kursi roda dari perusahaan milik pengusaha muslim Haji Robert Nitiyudo Wachjo, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui NHM Peduli.
Di Maluku Utara, para penyandang disabilitas masih menghadapi tantangan besar dalam memperoleh alat bantu mobilitas seperti kursi roda dan kaki palsu, terutama yang dapat diakses secara gratis. Sebagian dari mereka juga hidup dalam kondisi ekonomi yang terbatas, sehingga sulit memenuhi kebutuhan dasar disabilitas mereka. Data Long Form Sensus Penduduk 2020 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa di wilayah Maluku Utara, persentase penduduk dengan gangguan berjalan (Disabilitas Tipe 3) pada tahun 2022 mencapai 2,39%. Angka ini menjadi pengingat bahwa akses bantuan bagi penyandang disabilitas di wilayah timur Indonesia masih perlu mendapat perhatian.
Salah satu penerima manfaat, Syarifuddin, warga yang berasal dari Tidore Kepulauan sempat mengajukan bantuan kaki palsu ke Dinas Sosial Maluku Utara, namun prosesnya masih tertunda. Hingga akhirnya, kabar tentang kondisinya sampai kepada Presiden Direktur NHM, Bapak Haji Robert Nitiyudo Wachjo, yang kemudian menginstruksikan NHM Peduli untuk segera membantu.
Proses penyerahan dimulai pada 2 September 2025, dan pemasangan serta pelatihan penggunaan kaki palsu selesai pada 27 Oktober 2025. Bantuan diserahkan langsung oleh dokter pendamping NHM Peduli, dr. Hi. Syamsul Bahri dengan pendampingan dari Indra Ismail (tim NHM Peduli). Bahan kaki palsu tersebut dikirim dari Jakarta, dengan proses finishing dan pelatihan pemakaian dilakukan di Klinik Orthotik Prostetik Manado.
Syarifuddin menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian NHM Peduli. “Saya sangat terbantu dalam mobilitas sehari-hari. Terima kasih atas perhatian dan pelayanan selama dua bulan ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (11/11/2025).
Di Maluku Utara, para penyandang disabilitas masih menghadapi tantangan besar dalam memperoleh alat bantu mobilitas seperti kursi roda dan kaki palsu, terutama yang dapat diakses secara gratis. Sebagian dari mereka juga hidup dalam kondisi ekonomi yang terbatas, sehingga sulit memenuhi kebutuhan dasar disabilitas mereka. Data Long Form Sensus Penduduk 2020 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa di wilayah Maluku Utara, persentase penduduk dengan gangguan berjalan (Disabilitas Tipe 3) pada tahun 2022 mencapai 2,39%. Angka ini menjadi pengingat bahwa akses bantuan bagi penyandang disabilitas di wilayah timur Indonesia masih perlu mendapat perhatian.
Salah satu penerima manfaat, Syarifuddin, warga yang berasal dari Tidore Kepulauan sempat mengajukan bantuan kaki palsu ke Dinas Sosial Maluku Utara, namun prosesnya masih tertunda. Hingga akhirnya, kabar tentang kondisinya sampai kepada Presiden Direktur NHM, Bapak Haji Robert Nitiyudo Wachjo, yang kemudian menginstruksikan NHM Peduli untuk segera membantu.
Proses penyerahan dimulai pada 2 September 2025, dan pemasangan serta pelatihan penggunaan kaki palsu selesai pada 27 Oktober 2025. Bantuan diserahkan langsung oleh dokter pendamping NHM Peduli, dr. Hi. Syamsul Bahri dengan pendampingan dari Indra Ismail (tim NHM Peduli). Bahan kaki palsu tersebut dikirim dari Jakarta, dengan proses finishing dan pelatihan pemakaian dilakukan di Klinik Orthotik Prostetik Manado.
Syarifuddin menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian NHM Peduli. “Saya sangat terbantu dalam mobilitas sehari-hari. Terima kasih atas perhatian dan pelayanan selama dua bulan ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (11/11/2025).