home lifestyle muslim

Pentingnya SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara

Jum'at, 08 Oktober 2021 - 15:32 WIB
Bulan Oktober merupakan bulan peduli kanker payudara di seluruh dunia. Foto: LANGIT7/iStock
Kasus kanker payudara di Indonesia menempati urutan kedua penyebab kematian akibat kanker dengan persentase 9,6 persen.

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak ditemui pada perempuan di Indonesia. Data dari The Global Cancer Observatory tahun 2020 menjelaskan sebanyak 65.858 kasus kanker payudara atau 30,8 persennya dari total kanker kasus lain di tanah air.

Salah satu penyebab tingginya angka kasus kejadian dan kematian akibat kanker payudara adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat akan deteksi dini dan pemeriksaan kanker payudara secara klinis.

Hal ini dibuktikan dari riset Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2016 dimana tingkat penetrasi periksa payudara sendiri (SADARI) adalah 46,3%. dan SADANIS 4,4%.

Baca juga : Hikmah Wudhu, Menyehatkan Tubuh Sekaligus Cegah Kanker Kulit

Menurut ahli bedah onkologi dr. Walta Gautama, Sp.B(K)onk. sekitar 70 persen pasien kanker payudara yang datang ke rumah sakit dalam kondisi stadium lanjut.

Padahal jika kanker payudara terdeteksi lebih awal, akan ada lebih banyak pilihan perawatan dan kesempatan untuk bertahan hidup juga akan lebih besar. Bahkan, bisa mencapai 95 persen apabila terdeteksi pada stadium pertama.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kesehatan kanker kanker payudara pink ribbon
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya