Ungkapan Haru Guru Asal Luwu Utara yang Direhabilitasi Presiden: Lega Usai Penantian 5 Tahun
Lusi mahgriefie
Jum'at, 14 November 2025 - 10:10 WIB
Sumber: setneg.go.id
Dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Abdul Muis dan Rasnal mengaku bersyukur dan lega atas rehabilitasi yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada mereka. Pasalnya, selama lima tahun mereka merasa didiskriminasi dan divonis bersalah oleh Mahkamah Agung (MA) lantaran membantu guru honorer.
Setelah menerima langsung surat rehabilitasi yang diberikan oleh Presiden Prabowo, baik Muis maupun Rasnal merasa keputusan tersebut bukan sekadar pemulihan nama baik, tetapi juga penegasan bahwa perjuangan panjang mereka akhirnya menemukan keadilan.
Surat rehabilitasi diberikan Presiden Prabowo di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (13/11). Kedua guru tersebut menyampaikan ungkapan terima kasih dan rasa syukur atas perhatian Kepala Negara terhadap nasib guru di daerah.
"Saya pribadi dan keluarga besar saya sampaikan setulus-tulusnya terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan rasa keadilan kepada kami, yang di mana selama lima tahun ini kami merasakan diskriminasi, baik dari aparat penegak hukum maupun dari birokrasi atasan kami yang seakan-akan tidak pernah peduli dengan kasus yang kami hadapi," ujar Abdul Muis, Guru Sosiologi SMA Negeri 1 Luwu Utara, dikutip Jumat (14/11/2025).
Baca juga:Presiden Prabowo Rehabilitasi 2 Guru Luwu Utara yang Dipecat Setelah Bantu Honorer
Sementara itu, Rasnal, mantan Kepala SMA Negeri 1 Luwu Utara yang kini mengajar Bahasa Inggris di SMA Negeri 3 Luwu Utara, mengaku perjalanan yang ia dan rekannya tempuh untuk mencari keadilan bukanlah hal mudah. Ia menggambarkan perjuangan mereka sebagai perjalanan yang sangat melelahkan.
"Ini adalah sebuah perjalanan yang sangat melelahkan. Kami telah berjuang dari bawah, dari dasar sampai ke provinsi. Sayangnya kami tidak bisa mendapatkan keadilan," ujar Rasnal.
Setelah menerima langsung surat rehabilitasi yang diberikan oleh Presiden Prabowo, baik Muis maupun Rasnal merasa keputusan tersebut bukan sekadar pemulihan nama baik, tetapi juga penegasan bahwa perjuangan panjang mereka akhirnya menemukan keadilan.
Surat rehabilitasi diberikan Presiden Prabowo di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (13/11). Kedua guru tersebut menyampaikan ungkapan terima kasih dan rasa syukur atas perhatian Kepala Negara terhadap nasib guru di daerah.
"Saya pribadi dan keluarga besar saya sampaikan setulus-tulusnya terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan rasa keadilan kepada kami, yang di mana selama lima tahun ini kami merasakan diskriminasi, baik dari aparat penegak hukum maupun dari birokrasi atasan kami yang seakan-akan tidak pernah peduli dengan kasus yang kami hadapi," ujar Abdul Muis, Guru Sosiologi SMA Negeri 1 Luwu Utara, dikutip Jumat (14/11/2025).
Baca juga:Presiden Prabowo Rehabilitasi 2 Guru Luwu Utara yang Dipecat Setelah Bantu Honorer
Sementara itu, Rasnal, mantan Kepala SMA Negeri 1 Luwu Utara yang kini mengajar Bahasa Inggris di SMA Negeri 3 Luwu Utara, mengaku perjalanan yang ia dan rekannya tempuh untuk mencari keadilan bukanlah hal mudah. Ia menggambarkan perjuangan mereka sebagai perjalanan yang sangat melelahkan.
"Ini adalah sebuah perjalanan yang sangat melelahkan. Kami telah berjuang dari bawah, dari dasar sampai ke provinsi. Sayangnya kami tidak bisa mendapatkan keadilan," ujar Rasnal.