Laba Sebelum Pajak Jamkrindo Tembus Rp1,28 Triliun
Tim langit 7
Rabu, 19 November 2025 - 15:41 WIB
Laba Sebelum Pajak Jamkrindo Tembus Rp1,28 Triliun
LANGIT7.ID-Jakarta;PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), anggota holding Indonesia Financial Group (IFG), mencatatkan kinerja positif hingga akhir Oktober 2025. Berdasarkan laporan kinerja konsolidasi per Oktober 2025, Jamkrindo berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 1,28 triliun atau 170,39 persen dari target RKAP 2025, serta mencatat volume penjaminan mencapai Rp 206,53 triliun.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, Jamkrindo juga telah menjamin 4,7 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperas (UMKM-K) di seluruh wilayah Indonesia. Melalui penjaminan tersebut, Jamkrindo turut berperan dalam penyerapan tenaga kerja sebanyak 15,2 juta orang, yang menggambarkan luasnya dampak ekonomi dan sosial yang diberikan perusahaan. Capaian tersebut menegaskan peran strategis Jamkrindo sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia dalam memperluas akses pembiayaan yang inklusif, khususnya bagi UMKM-K.
Plt Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari menegaskan bahwa pencapaian kinerja tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh insan Jamkrindo dalam memperkuat proses bisnis dan kualitas layanan penjaminan. Jamkrindo terus mengambil peran sebagai katalisator pertumbuhan UMKM-K melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga keuangan, kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah.
“Kinerja keuangan yang solid ini mencerminkan penguatan tata kelola, transformasi proses bisnis, serta percepatan digitalisasi layanan penjaminan di Jamkrindo. Lebih jauh, capaian ini menunjukkan komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha, memperluas kesempatan kerja, dan menciptakan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat,” ujar Abdul Bari dalam keterangan resmi, Rabu (19/11/2025).
Abdul Bari menambahkan bahwa Jamkrindo akan terus memperluas kontribusi melalui penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR), skema penjaminan komersial, serta produk suretyship untuk mendukung proyek pembangunan dan pengadaan barang/jasa pemerintah.
Hal ini sejalan dengan arah strategis perusahaan dalam mendukung pencapaian Asta Cita Pemerintah, khususnya terkait penguatan kewirausahaan, pemerataan ekonomi, dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.
“Jamkrindo berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan kinerja keuangan sekaligus memperbesar dampak sosial bagi masyarakat. Melalui inovasi, digitalisasi, dan kolaborasi strategis dengan para pemangku kepentingan, kami memastikan layanan penjaminan semakin cepat, mudah, dan terpercaya untuk seluruh pelaku usaha di Indonesia,” ujarnya.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, Jamkrindo juga telah menjamin 4,7 juta pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperas (UMKM-K) di seluruh wilayah Indonesia. Melalui penjaminan tersebut, Jamkrindo turut berperan dalam penyerapan tenaga kerja sebanyak 15,2 juta orang, yang menggambarkan luasnya dampak ekonomi dan sosial yang diberikan perusahaan. Capaian tersebut menegaskan peran strategis Jamkrindo sebagai perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia dalam memperluas akses pembiayaan yang inklusif, khususnya bagi UMKM-K.
Plt Direktur Utama Jamkrindo Abdul Bari menegaskan bahwa pencapaian kinerja tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh insan Jamkrindo dalam memperkuat proses bisnis dan kualitas layanan penjaminan. Jamkrindo terus mengambil peran sebagai katalisator pertumbuhan UMKM-K melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga keuangan, kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah.
“Kinerja keuangan yang solid ini mencerminkan penguatan tata kelola, transformasi proses bisnis, serta percepatan digitalisasi layanan penjaminan di Jamkrindo. Lebih jauh, capaian ini menunjukkan komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha, memperluas kesempatan kerja, dan menciptakan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat,” ujar Abdul Bari dalam keterangan resmi, Rabu (19/11/2025).
Abdul Bari menambahkan bahwa Jamkrindo akan terus memperluas kontribusi melalui penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR), skema penjaminan komersial, serta produk suretyship untuk mendukung proyek pembangunan dan pengadaan barang/jasa pemerintah.
Hal ini sejalan dengan arah strategis perusahaan dalam mendukung pencapaian Asta Cita Pemerintah, khususnya terkait penguatan kewirausahaan, pemerataan ekonomi, dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.
“Jamkrindo berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan kinerja keuangan sekaligus memperbesar dampak sosial bagi masyarakat. Melalui inovasi, digitalisasi, dan kolaborasi strategis dengan para pemangku kepentingan, kami memastikan layanan penjaminan semakin cepat, mudah, dan terpercaya untuk seluruh pelaku usaha di Indonesia,” ujarnya.