LANGIT7.ID-, Jakarta - - Penyanyi sekaligus praktisi industri musik
Ashanty baru saja menyelesaikan
program doktor (S3) di Universitas Airlangga. Ibu dua anak ini lulus dengan predikat sangat memuaskan setelah mengikuti Ujian Terbuka Doktoral pada Rabu (13/5/2026) lalu.
Ashanty mengaku dalam proses penyusunan disertasi dihadapi dengan tantangan dan rasa panik sebelum menghadapi setiap tahapan ujian.
Jujur, saya setakut dan sepanik itu. Setiap kali mau ujian, saya sering stres seharian,” ungkap Ashanty seperti dikutip dari laman
Unair, Jumat (15/5/2026).
Baca juga: Gegara Roblox: Anak Ashanty Dijauhi, Sule Kecolongan Rp50 JutaDalam penelitiannya, Ashanty menyoroti tentang adaptasi musisi senior dalam menghadapi hegemoni digital. Menurut Ashanty,
musisi yang mampu bertahan di
era digital bukanlah yang sepenuhnya tunduk pada sistem komputasi, melainkan musisi yang mampu menegosiasikan logika digital dengan esensi karya seni manusia.
“Adaptasi ini sangat ditentukan oleh kemampuan seorang seniman dalam bernegosiasi antara tuntutan sistem digital saat ini. Jadi bagaimana mereka bisa adaptasi, tapi mereka juga tidak harus benar-benar mengerti teknologi yang ada saat ini,” jelasnya di hadapan para penguji.
Disertasi Ashanty yang berjudul "Respons Adaptif Penyanyi Baby Boomers dan Generasi X terhadap Transformasi Digital di Industri Musik Indonesia" ini juga diterbitkan di jurnal Frontiers pada 7 April 2026.
Anang Hermansyah, suami Ashanty, mengaku bangga dengan pencapaian sang istri. Melalui unggahan di Instagram miliknya, Anang mengungkapkan kekagumannya pada Ashanty yang diakuinya tidak pernah berhenti belajar.
"Hari ini aku melihat sendiri bagaimana semua lelah, begadang, air mata, sampai sakit-sakit, dan perjuangan itu akhirnya terbayarkan. Bangga sekali melihat kamu sampai di titik ini, sayang Dr Ashanty," tulis Anang dalam unggahannya.
Baca juga: Ashanty Jalani Diet Ekstrem Puasa 120 Jam, Begini Kata Ahli GiziMenariknya, Anang Hermansyahnya sejatinya telah lulus sejak Januari lalu. Namun, ia memilih untuk menunggu sang istri untuk bisa wisuda bersama.
Di akhir unggahannya, Anang mengungkapkan bahwa menjadi seorang ibu, istri, sekaligus nenek bukan berarti tidak bisa mengejar mimpi. Pencapaian Ashanty dinilainya sebagai bentuk keteguhan hati yang berhasil menaklukkan semuanya.
"Hari ini bukan cuma tentang gelar, tapi tentang keteguhan hati yang berhasil menaklukkan semuanya. Proud husband. Always," pungkas Anang.
(est)