home global news

MRT Jakarta Luncurkan Program Menjahit Perjalanan untuk Dorong Keberlanjutan Sosial-Lingkungan

Rabu, 03 Desember 2025 - 17:05 WIB
MRT Jakarta Luncurkan Program Menjahit Perjalanan untuk Dorong Keberlanjutan Sosial-Lingkungan
LANGIT7.ID-Jakarta;PT MRT Jakarta (Perseroda) meluncurkan program “Menjahit Perjalanan: Merayakan Perjalanan, Menyatukan Kota, dan Menghidupkan Karya” kepada publik. Program ini merupakan inisiatif keberlanjutan melalui daur ulang seragam bekas milik karyawan PT MRT Jakarta (Perseroda) dan pakaian bekas milik masyarakat. Hasilnya berupa produk yang dapat digunakan oleh masyarakat perkotaan untuk menunjang mobilitas sehari-harinya seperti tas sepatu, pouch, card holder, lanyard, gantungan kunci, dan hasil kerajinan tangan lainnya.

Peluncuran dilaksanakan di Creative Hall, Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta, yang dihadiri oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat serta komunitas penyandang disabilitas dan masyarakat sekitar Stasiun Blok A.

“Program yang kami luncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional ini merupakan salah satu inisiatif PT MRT Jakarta (Perseroda) dalam merespons isu keberlanjutan baik aspek sosial maupun lingkungan. Bersama Yayasan Teman Hebat Berkarya, kami “menghidupkan” kembali seragam bekas milik karyawan dan pakaian bekas milik masyarakat menjadi berbagai macam produk seperti tas sepatu, gantungan kunci, card holder, dan pouch,” ungkap Tuhiyat dalam keterangan resmi, Rabu (3/12/2025)

“Masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program ini, dapat menyerahkan pakaian bekas pakainya ke dropbox yang tersedia di Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta, Bendungan Hilir, Blok M BCA, dan Lebak Bulus,” jelasnya.

PT MRT Jakarta (Perseroda) menempatkan keberlanjutan (sustainability) sebagai inti dari strategi dalam menjalankan mandat yang telah diberikan. “Konsep dan strategi keberlanjutan kami tuangkan ke dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2022—2030 yang mencakup komitmen, inisiatif, hingga program dan agenda,” ujar ia. “Inisiatif keberlanjutan yang dilakukan meliputi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola sesuai dengan peta jalan keberlanjutan (sustainability road map) MRT Jakarta,” pungkasnya.

Melalui program Menjahit Perjalanan, emisi karbon dapat dikurangi hingga lebih dari 10 ton CO₂e per tahun, mencegah lebih dari 1.000 potong seragam perusahaan per tahun berakhir ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau dibakar, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan pemberdayaan masyarakat di sekitar stasiun Blok A dan teman-teman penyandang disabilitas. MRT Jakarta mengajak masyarakat Jakarta untuk mendukung zero waste dan program circular fashion berbasis seragam dan pakaian bekas.

Dalam program ini, seragam dan pakaian bekas akan dipilah dan dikelola ke dalam 3 hal, yaitu: upcycle untuk mengolah pakaian bekas menjadi karya kreatif oleh komunitas disabilitas; thrift sale untuk mengalokasikan hasil pemilahan untuk kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan disabilitas; dan penyaluran untuk memberikan hasil karya kepada masyarakat dan lembaga yang membutuhkan. Pakaian bekas yang masih pantas akan diubah menjadi produk bernilai guna dan barang untuk kebutuhan sehari-hari seperti, dan hasil kerajinan tangan lainnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya