Dana Tabungan Haji Tembus Rp130 Miliar, BJB Syariah Kebut Ekspansi Layanan
Tim langit 7
Selasa, 09 Desember 2025 - 11:02 WIB
Dana Tabungan Haji Tembus Rp130 Miliar, BJB Syariah Kebut Ekspansi Layanan
LANGIT7.ID-Jakarta;Meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk mengamankan porsi haji membuat penghimpunan dana tabungan haji BJB Syariah terus bergerak naik. Produk ini menjadi salah satu sumber pertumbuhan dana murah bank, seiring makin banyaknya calon jemaah yang membuka tabungan.
Sampai saat ini, BJB Syariah telah mengelola dana tabungan haji sebesar Rp130 miliar, bertambah Rp43 miliar dibandingkan tahun lalu. Bertambahnya dana tersebut berjalan paralel dengan naiknya jumlah pendaftar baru yang mulai menyiapkan setoran awal.
Kenaikan minat ini juga tercermin pada pemesanan kursi keberangkatan untuk Haji 2025, yang mencatat tambahan 2.326 seat atau tumbuh 26,95% dari tahun sebelumnya. Permintaan yang terus meningkat ini memperlihatkan besarnya potensi pasar haji di wilayah layanan bank.
Situasi tersebut ditegaskan Direktur Utama BJB Syariah, Arief Setyahadi, yang menyebut strategi bank diarahkan untuk memperkuat penghimpunan dana. "Dengan strategi tersebut, kami optimistis kinerja tabungan haji akan terus menguat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap penghimpunan dana perusahaan," ujar dia dalam keterangannya, dikutip Selasa (9/12/2025).
Kontribusi tabungan haji terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK) saat ini mencapai 5,71%, dan bank melihat ruang pertumbuhan masih besar, baik untuk mempertahankan dana yang sudah ada maupun menarik nasabah baru dari tiga provinsi dengan populasi calon jemaah terbesar.
BJB Syariah memproyeksikan tren pembukaan tabungan akan berlanjut menjelang proses pelunasan Haji 2026, yang umumnya mendorong peningkatan booking seat dari calon jemaah baru.
Untuk memperkuat penetrasi, BJB Syariah menambah Kantor Fungsional di 26 wilayah kerja Kementerian Haji dan Umrah, sehingga proses pendaftaran dan perolehan porsi jemaah bisa dilakukan lebih cepat.
Sampai saat ini, BJB Syariah telah mengelola dana tabungan haji sebesar Rp130 miliar, bertambah Rp43 miliar dibandingkan tahun lalu. Bertambahnya dana tersebut berjalan paralel dengan naiknya jumlah pendaftar baru yang mulai menyiapkan setoran awal.
Kenaikan minat ini juga tercermin pada pemesanan kursi keberangkatan untuk Haji 2025, yang mencatat tambahan 2.326 seat atau tumbuh 26,95% dari tahun sebelumnya. Permintaan yang terus meningkat ini memperlihatkan besarnya potensi pasar haji di wilayah layanan bank.
Situasi tersebut ditegaskan Direktur Utama BJB Syariah, Arief Setyahadi, yang menyebut strategi bank diarahkan untuk memperkuat penghimpunan dana. "Dengan strategi tersebut, kami optimistis kinerja tabungan haji akan terus menguat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap penghimpunan dana perusahaan," ujar dia dalam keterangannya, dikutip Selasa (9/12/2025).
Kontribusi tabungan haji terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK) saat ini mencapai 5,71%, dan bank melihat ruang pertumbuhan masih besar, baik untuk mempertahankan dana yang sudah ada maupun menarik nasabah baru dari tiga provinsi dengan populasi calon jemaah terbesar.
BJB Syariah memproyeksikan tren pembukaan tabungan akan berlanjut menjelang proses pelunasan Haji 2026, yang umumnya mendorong peningkatan booking seat dari calon jemaah baru.
Untuk memperkuat penetrasi, BJB Syariah menambah Kantor Fungsional di 26 wilayah kerja Kementerian Haji dan Umrah, sehingga proses pendaftaran dan perolehan porsi jemaah bisa dilakukan lebih cepat.