Respons Cepat Bencana, NHM Salurkan Bantuan Sosial bagi Pengungsi di Sumatera Utara
Tim langit 7
Jum'at, 19 Desember 2025 - 16:26 WIB
Respons Cepat Bencana, NHM Salurkan Bantuan Sosial bagi Pengungsi di Sumatera Utara
LANGIT7.ID-Sumatera Utara; Sebagai bagian dari komitmen mendukung upaya nasional dalam penanggulangan bencana dan penguatan solidaritas kemanusiaan, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), perusahaan tambang emas Gosowong di Maluku Utara yang dimiliki pengusaha muslim Haji Robert Nitiyudo Wachjo, menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Sumatera Utara.
Langkah ini sejalan dengan semangat gotong royong dan kepedulian lintas daerah yang menjadi fondasi ketangguhan bangsa dalam menghadapi krisis.
Melalui tim tanggap darurat Emergency Response Team (ERT), NHM kembali mengirimkan dua personel, Zakaria Barham dan Aristo Ely, ke lokasi terdampak pada 7 Desember 2025 untuk bergabung dengan tim yang telah lebih dahulu melakukan operasi pencarian, evakuasi, serta pertolongan bagi para korban banjir.
Kedatangan tim ERT kali ini membawa misi khusus dari Pemilik NHM, Haji Robert Nitiyudo, yakni menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Bantuan tersebut meliputi obat-obatan, terpal, tikar, selimut, bantal, handuk, perlengkapan mandi, susu anak, serta bahan pangan seperti beras, mi instan, telur, dan minyak kelapa.
Bantuan disalurkan langsung ke sejumlah titik pengungsian, antara lain Desa Garoga (350 KK), Pos Pengungsian Trans Blok B (435 KK), Pos Pengungsian Aek Horsik (500 KK), dan Pos Pengungsian Pinang Sori (500 KK), guna memastikan distribusi yang merata dan tepat sasaran.
Dalam proses penyaluran, tim NHM berkoordinasi erat dengan berbagai instansi dan potensi SAR, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melalui Posko ESDM Siaga Bencana Agincourt Resources di Desa Napa, Kabupaten Tapanuli Selatan, untuk memastikan bantuan terintegrasi dengan upaya penanganan bencana yang lebih luas.
Tak hanya dari perusahaan, kepedulian juga datang dari karyawan NHM. Secara swadaya, karyawan NHM menghimpun donasi pribadi dengan total nilai mencapai Rp46.2 juta, yang diperuntukkan bagi karyawan NHM di Sumatera Utara beserta keluarga mereka yang turut terdampak bencana. Inisiatif ini mencerminkan semangat kebersamaan dan empati yang tumbuh dari internal perusahaan.
Langkah ini sejalan dengan semangat gotong royong dan kepedulian lintas daerah yang menjadi fondasi ketangguhan bangsa dalam menghadapi krisis.
Melalui tim tanggap darurat Emergency Response Team (ERT), NHM kembali mengirimkan dua personel, Zakaria Barham dan Aristo Ely, ke lokasi terdampak pada 7 Desember 2025 untuk bergabung dengan tim yang telah lebih dahulu melakukan operasi pencarian, evakuasi, serta pertolongan bagi para korban banjir.
Kedatangan tim ERT kali ini membawa misi khusus dari Pemilik NHM, Haji Robert Nitiyudo, yakni menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Bantuan tersebut meliputi obat-obatan, terpal, tikar, selimut, bantal, handuk, perlengkapan mandi, susu anak, serta bahan pangan seperti beras, mi instan, telur, dan minyak kelapa.
Bantuan disalurkan langsung ke sejumlah titik pengungsian, antara lain Desa Garoga (350 KK), Pos Pengungsian Trans Blok B (435 KK), Pos Pengungsian Aek Horsik (500 KK), dan Pos Pengungsian Pinang Sori (500 KK), guna memastikan distribusi yang merata dan tepat sasaran.
Dalam proses penyaluran, tim NHM berkoordinasi erat dengan berbagai instansi dan potensi SAR, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melalui Posko ESDM Siaga Bencana Agincourt Resources di Desa Napa, Kabupaten Tapanuli Selatan, untuk memastikan bantuan terintegrasi dengan upaya penanganan bencana yang lebih luas.
Tak hanya dari perusahaan, kepedulian juga datang dari karyawan NHM. Secara swadaya, karyawan NHM menghimpun donasi pribadi dengan total nilai mencapai Rp46.2 juta, yang diperuntukkan bagi karyawan NHM di Sumatera Utara beserta keluarga mereka yang turut terdampak bencana. Inisiatif ini mencerminkan semangat kebersamaan dan empati yang tumbuh dari internal perusahaan.