home global news

Sempat Ditolak Pemkot Medan, 30 Ton Beras UEA Kini Dikelola Muhammadiyah

Sabtu, 20 Desember 2025 - 09:27 WIB
Ilustrasi beras. Foto: BULOG.
Bantuan 30 ton beras dariUni Emirat Arab (UEA) untukkorban banjir di Kota Medan, Sumatra Utara sempat menimbulkan polemik.

Wali Kota Medan Rico Waas menolak bantuan tersebut dan memilih untuk mengembalikan bantuan berupa 30 ton beras dan 300 paket bantuan yang berisi sembako, perlengkapan bayi, serta perlengkapan ibadah salat.

Baca juga: 30 Ton Bantuan Hasil Galang Dana Dikirim ke Sumatera dengan 2 Pesawat Charter Armada Kemanusiaan

Terkini, bantuan 30 ton beras tidak jadi dikembalikan ke UEA namun diserahkan ke Muhammadiyah untuk selanjutnya diteruskan ke korban bencana.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan bantuan kemanusiaan berupa beras sebanyak 30 ton dari Uni Emirat Arab (UEA) tetap disalurkan kepada para korban banjir.

Bobby menjelaskan bahwa bantuan tersebut bukan bersifat government to government (G2G), melainkan berasal dari organisasi nonpemerintah atau non-government organization (NGO) di UEA.

“Ini bukan bantuan G2G. Jadi bukan dari negara Uni Emirat Arab, melainkan dari NGO,” kata Bobby saat diwawancarai pada Jumat (19/12/2025).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya