PBB dan Bangladesh Kerja Sama Bantu Pengungsi Rohingya
Muhammad rifai akif
Ahad, 10 Oktober 2021 - 23:46 WIB
Anak-anak Rohingya. Foto: UNHCR
Komisariat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi (UNHCR) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan pemerintah Bangladesh pada Sabtu (9/10/10) di kantor UNHCR di Dhaka.
Kesepakatan tersebut terkait Pulau Bhasan Char yang menyetujui pembentukan kerangka kerja dan kebijakan tanggap kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya.
Perjanjian tersebut memungkinkan kerja sama antara pemerintah Bangladesh dan PBB untuk melayani kepentingan pengungsi Rohingya yang populasinya makin meningkat di pulau tersebut.
“(Kesepakatan) ini mencakup bidang-bidang utama perlindungan, pendidikan, pelatihan keterampilan, mata pencaharian, dan kesehatan, yang akan membantu para pengungsi untuk menjalani kehidupan yang layak di pulau itu dan lebih mempersiapkan mereka untuk kembali ke Myanmar secara berkelanjutan di masa depan,” kata UNHCR.
Bangladesh menampung setidaknya 1,2 juta warga Rohingya di kamp-kamp pengungsi di distrik selatan Cox's Bazar. Para pengungsi itu melarikan diri dari negara bagian Rakhine di Myanmar, setelah tindakan keras dan brutal oleh militer pada Agustus 2017.
Karena padatnya kamp-kamp di Cox's Bazar, pemerintah Bangladesh mulai merelokasi 100.000 pengungsi Rohingya ke Pulau Bhasan Char pada Desember tahun lalu. Sejauh ini, sekitar 20.000 pengungsi telah direlokasi di pulau tersebut.
Pulau Bhasan Char terletak 50 kilometer di lepas pantai barat daya Bangladesh dan berjarak hampir 193 kilometer dari ibu kota Dhaka. Pemerintah telah membangun 1.400 rumah di pulau itu masing-masing memiliki 16 kamar di dalamnya.
Kesepakatan tersebut terkait Pulau Bhasan Char yang menyetujui pembentukan kerangka kerja dan kebijakan tanggap kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya.
Perjanjian tersebut memungkinkan kerja sama antara pemerintah Bangladesh dan PBB untuk melayani kepentingan pengungsi Rohingya yang populasinya makin meningkat di pulau tersebut.
“(Kesepakatan) ini mencakup bidang-bidang utama perlindungan, pendidikan, pelatihan keterampilan, mata pencaharian, dan kesehatan, yang akan membantu para pengungsi untuk menjalani kehidupan yang layak di pulau itu dan lebih mempersiapkan mereka untuk kembali ke Myanmar secara berkelanjutan di masa depan,” kata UNHCR.
Bangladesh menampung setidaknya 1,2 juta warga Rohingya di kamp-kamp pengungsi di distrik selatan Cox's Bazar. Para pengungsi itu melarikan diri dari negara bagian Rakhine di Myanmar, setelah tindakan keras dan brutal oleh militer pada Agustus 2017.
Karena padatnya kamp-kamp di Cox's Bazar, pemerintah Bangladesh mulai merelokasi 100.000 pengungsi Rohingya ke Pulau Bhasan Char pada Desember tahun lalu. Sejauh ini, sekitar 20.000 pengungsi telah direlokasi di pulau tersebut.
Pulau Bhasan Char terletak 50 kilometer di lepas pantai barat daya Bangladesh dan berjarak hampir 193 kilometer dari ibu kota Dhaka. Pemerintah telah membangun 1.400 rumah di pulau itu masing-masing memiliki 16 kamar di dalamnya.