home sosok muslim

Kenapa Banyak Orang FOMO Makanan Viral Sampai Rela Antre Panjang? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 29 Desember 2025 - 09:47 WIB
Banyak orang rela antre panjang untuk mendapatkan makanan yang sedang viral. Foto: Delicious
Para ahli menjelaskan bagaimana FOMO (Fear of Missing Out), bukti sosial, dan budaya performa telah mengubah makanan ataupun camilan biasa menjadi pengalaman "berharga" yang harus didapat meski ikut dalam antrean panjang, dan ini terjadi secara global.

Di seluruh dunia, para pelancong kini rela menunggu satu jam atau lebih untuk mendapatkan variasi makanan sehari-hari yang sedang tren.

Acara televisi Saturday Night Live, bahkan membuat parodi tentang fenomena ini. Namun, para psikolog mengatakan bahwa antrean tersebut sebenarnya bukan tentang makanan sama sekali, melainkan antrean itu mengungkapkan bagaimana media sosial, status, dan performa membentuk kembali perjalanan modern.

Salah satu contoh, Thomas A P van Leeuwen, memiliki pemandangan yang memukau dari apartemennya di Amsterdam. Jalan tempat tinggalnya, Keizersgracht, dipenuhi dengan rumah-rumah kanal megah abad ke-17 namun kini apa yang dilihat akademisi dan penulis ini setiap hari sangat modern.

Baca juga:Hati-Hati Diskon Akhir Tahun Picu Perilaku FOMO, Bikin Kantong Jebol

Hari demi hari, wisatawan membentuk antrean panjang di jembatan, memegang kerucut kentang goreng di FabelFriet seharga kurang lebih Rp108.000, dengan latar belakang atap pelana untuk unggahan TikTok atau Instagram.

FabelFriet adalah tempat terbaik untuk mendapatkan kentang goreng di Amsterdam. Merek ini membuka toko pertamanya pada tahun 2020 dan menjadi viral di TikTok pada tahun 2023; sejak saat itu, lokasi aslinya di lingkungan De Negen Straatjes (Sembilan Jalan) selalu dipenuhi antrean panjang.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya