Prospek Bisnis Menjanjikan dari Khasiat Kunyit Hitam, Rp2 Juta per Kilogram
Mahmuda attar hussein
Senin, 11 Oktober 2021 - 08:30 WIB
Casimminanto, pebudi daya kunyit hitam. Foto: YouTube Agromaritim
Kunyit hitam memiliki banyak khasiat yang baik untuk kesehatan. Kunyit hitam biasanya digunakan sebagai jamu untuk mengatasi nyeri perut, menambah nafsu makan, stamina dan mengatasi batuk.
Selain itu, tanaman dengan nama latin curcuma caesia ini juga sering digunakan untuk pembersih darah, dan berbagai permasalahan pada kulit. Hal itu dikarenakan kandungan antiinflamasinya yang menjadikannya cukup berkhasiat untuk mengatasi masalah kesehatan.
Dengan banyaknya khasiat dari kunyit hitam ini, membuatnya cukup diminati oleh banyak kalangan, termasuk mereka yang ingin membudi dayakannya atau pun mereka yang butuh untuk kebutuhan pengobatan.
Baca juga: PLN Peduli UMK, Lewat PON XX Papua Menuju Kebangkitan Ekonomi
Melihat peluang itu, membuat Casimminanto, muslim asal Sawangan, Depok ini mulai tertarik untuk menjadi pebudi daya kunyit hitam. Anto sapaan akrabnya, tidak mau ketinggalan, saat itu ia mulai membeli satu indukan pohon kunyit hitam seharga Rp250 ribu.
Seiring perkembangannya, Anto menemui pertumbuhan pohon hingga menghasilkan anak membutuhkan cukup waktu lama. Hingga ia memutuskan untuk membeli kunyit hitam dalam bentuk rimpang dengan harga Rp350 ribu per kilogram untuk disemainya sendiri.
“Dengan teknik semai yang saya terapkan, ternyata satu minggu sudah bisa nongol satu sentimeter tunasnya. Begitu dua minggu, keluar daun terompet. Dalam waktu satu bulan sudah keluar dua daun, ini menarik karena orang-orang tidak semuanya mengalami keberhasilan,” ujar Anto dikanal Youtube agromaritim.
Selain itu, tanaman dengan nama latin curcuma caesia ini juga sering digunakan untuk pembersih darah, dan berbagai permasalahan pada kulit. Hal itu dikarenakan kandungan antiinflamasinya yang menjadikannya cukup berkhasiat untuk mengatasi masalah kesehatan.
Dengan banyaknya khasiat dari kunyit hitam ini, membuatnya cukup diminati oleh banyak kalangan, termasuk mereka yang ingin membudi dayakannya atau pun mereka yang butuh untuk kebutuhan pengobatan.
Baca juga: PLN Peduli UMK, Lewat PON XX Papua Menuju Kebangkitan Ekonomi
Melihat peluang itu, membuat Casimminanto, muslim asal Sawangan, Depok ini mulai tertarik untuk menjadi pebudi daya kunyit hitam. Anto sapaan akrabnya, tidak mau ketinggalan, saat itu ia mulai membeli satu indukan pohon kunyit hitam seharga Rp250 ribu.
Seiring perkembangannya, Anto menemui pertumbuhan pohon hingga menghasilkan anak membutuhkan cukup waktu lama. Hingga ia memutuskan untuk membeli kunyit hitam dalam bentuk rimpang dengan harga Rp350 ribu per kilogram untuk disemainya sendiri.
“Dengan teknik semai yang saya terapkan, ternyata satu minggu sudah bisa nongol satu sentimeter tunasnya. Begitu dua minggu, keluar daun terompet. Dalam waktu satu bulan sudah keluar dua daun, ini menarik karena orang-orang tidak semuanya mengalami keberhasilan,” ujar Anto dikanal Youtube agromaritim.