Menghitung Mundur Ramadan 2026 yang Tak Lama Lagi Datang
Lusi mahgriefie
Sabtu, 03 Januari 2026 - 10:38 WIB
Ilustrasi: ist
Kapan 1 Ramadan, tanda dimulainya puasa, jatuh pada tahun 2026 ini? Seperti diketahui, dalam menentukan awal puasa masyarakat tidak hanya berpatokan pada penetapan pemerintah saja, melainkan juga pada perhitungan Muhammadiyah maupun Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Muhammadiyah sendiri telah menetapkan puasa Ramadan 2026 dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026. Hal ini disampaikan melalui Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang hasil perhitungan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah.
Penentuan awal puasa oleh Muhammadiyah, menggunakan metode hisab hakiki dengan berpedoman pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Sementara menurut Nahdlatul Ulama, PBNU belum menetapkan secara resmi kapan awal puasa Ramadan 2026 dimulai. NU masih menunggu hasil pemantauan hilal untuk menentukan tanggal 1 Ramadan 1447 H, dengan menggunakan metode Hisab Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU). Artinya, NU tidak hanya mengandalkan perhitungan hisab, tetapi juga melakukan pengamatan langsung terhadap hilal atau bulan sabit muda.
Sesuai metode tersebut, NU akan menetapkan awal puasa Ramadan setelah melakukan rukyatul hilal pada 29 Syakban 1447 H. Hasil pemantauan inilah yang menjadi dasar penentuan apakah puasa dimulai keesokan harinya atau menunggu satu hari berikutnya.
Baca juga:Demi Warga Aceh Bisa Makan Daging Sapi Saat Ramadan, Mualem Minta Pemerintah Bantu
Selain Muhammadiyah dan NU, Pemerintah juga memiliki tanggung jawab dalam penetapan 1 Ramadan. Namun hingga saat ini, pemerintah belum menetapkan secara resmi kapan puasa Ramadan 2026 dimulai.
Muhammadiyah sendiri telah menetapkan puasa Ramadan 2026 dimulai pada Rabu, 18 Februari 2026. Hal ini disampaikan melalui Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang hasil perhitungan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah.
Penentuan awal puasa oleh Muhammadiyah, menggunakan metode hisab hakiki dengan berpedoman pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
Sementara menurut Nahdlatul Ulama, PBNU belum menetapkan secara resmi kapan awal puasa Ramadan 2026 dimulai. NU masih menunggu hasil pemantauan hilal untuk menentukan tanggal 1 Ramadan 1447 H, dengan menggunakan metode Hisab Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU). Artinya, NU tidak hanya mengandalkan perhitungan hisab, tetapi juga melakukan pengamatan langsung terhadap hilal atau bulan sabit muda.
Sesuai metode tersebut, NU akan menetapkan awal puasa Ramadan setelah melakukan rukyatul hilal pada 29 Syakban 1447 H. Hasil pemantauan inilah yang menjadi dasar penentuan apakah puasa dimulai keesokan harinya atau menunggu satu hari berikutnya.
Baca juga:Demi Warga Aceh Bisa Makan Daging Sapi Saat Ramadan, Mualem Minta Pemerintah Bantu
Selain Muhammadiyah dan NU, Pemerintah juga memiliki tanggung jawab dalam penetapan 1 Ramadan. Namun hingga saat ini, pemerintah belum menetapkan secara resmi kapan puasa Ramadan 2026 dimulai.